Jumat, 03 Oktober 2008

Mengenal Liew Cheon Fong, Fulltime Blogger Pertama Malaysia

Mengenal Liew Cheon Fong, Fulltime Blogger Pertama Malaysia - Hallo sobat gh54hss574, Pada post kali ini yang berjudul Mengenal Liew Cheon Fong, Fulltime Blogger Pertama Malaysia, saya telah menyediakannya dengan susah payah. mudah-mudahan isi postingan yang saya bikin ini dapat anda pahami. okelah, ini postingannya.

Tittle : Mengenal Liew Cheon Fong, Fulltime Blogger Pertama Malaysia
Link Tittle : Mengenal Liew Cheon Fong, Fulltime Blogger Pertama Malaysia

lihat juga


Pernah dengar nama Liew Cheon Fong? Belum? Sama dong kalau begitu. Hehehe… Nama ini pertama kali saya tahu saat membaca ebook Chitika BlogBash. Chitika menyebut Cheon Fong—atau biasa dikenal dengan nickname LcF, sebagai salah satu blogger populer di Asia Tenggara. Dan yang membuat saya kemudian mem-bookmark namanya di urutan pertama dalam ingatan saya adalah bahwa Cheon Fong tinggal di Malaysia.

Sebuah fakta menarik mengetahui Chitika mengundang seorang blogger Malaysia dalam proyeknya. Di ebook tersebut terdapat nama-nama besar seperti Darren Rowse, Joel Comm, Aaron Wall, Daniel Scocco, Chris Batty, Jay Brewer dan lain-lainnya yang sudah diakui sebagai master blogger. Itu artinya Cheon Fong adalah seorang blogger yang sudah diperhitungkan kemampuannya (setidaknya oleh Chitika) sehingga namanya terdaftar di antara para master blogger dunia. Hmmm, tentu Anda jadi penasaran sehebat apa sih si LcF ini, bukan?

Rupanya Cheon Fong memang bukan blogger sembarangan, Saudara-saudara. Ia tercatat sebagai fulltime blogger pertama di Malaysia. Maksudnya tentu saja orang yang bekerja dan menghasilkan uang semata-mata dengan blog. Nah, buat Anda yang berniat menjadi fulltime blogger, pengalaman Liew Cheon Fong ini patut disimak baik-baik.

Awalnya Cheon Fong adalah seorang programmer sekaligus webmaster profesional di sebuah perusahaan kosmetik lokal. Sejak tahun 2005 ia mengenal blog dan mengisi waktu luangnya untuk mengurus blog. Pertama-tama hanya iseng-iseng menyalurkan hobi. Seiring berjalannya waktu, ternyata dari blognya itu ia mampu memperoleh penghasilan sebanyak gaji bulanannya. Iapun mulai berpikir untuk keluar dari pekerjaan dan menekuni profesi sebagai fulltime blogger.

Sebuah pemikiran hebat. Tidak semua orang berani meninggalkan pekerjaan tetap dengan gaji rutin yang sudah pasti demi menjadi fulltime blogger, profesi yang sekilas pandang tidak begitu menjanjikan karena penghasilannya tidak jelas. Terlebih waktu itu blog dan blogging belum begitu populer di Malaysia. Namun Cheon Fong sudah bulat tekadnya. 18 Agustus 2005 ia menyatakan keluar dari perusahaan tempatnya bekerja, kemudian memfokuskan diri menjadi fulltime blogger sejak 9 September 2005.

Sudah bisa ditebak kalau kemudian Cheon Fong menerima banyak pertanyaan dari keluarga besarnya. Karena tak satupun anggota keluarganya yang paham apa itu blog, blogging, ataupun blogger, Cheon Fong hanya menjelaskan kalau ia ingin bekerja di rumah dengan memanfaatkan internet. Keluarganya mendukung keputusan tersebut meskipun tidak begitu mengerti apa maksud Cheon Fong. Lucunya, sampai saat inipun ibunya tidak mengerti apa yang dilakukan Cheon Fong sampai bisa menerima cek secara rutin setiap bulan. Hehehe, ada yang punya pengalaman serupa?

Jalan Cheon Fong tak selalu mulus. Ia justru menerima banyak komentar negatif dari pembaca blognya saat menceritakan niat tersebut. Beberapa orang menertawakan bahasa Inggris-nya yang masih berantakan, sementara sebagian lagi memintanya untuk bersikap reaslistis karena blogger bukanlah sebuah profesi ataupun pekerjaan. Cheon Fong tak terpengaruh. Ia menganggap komentar-komentar negatif itu sebagai angin lalu dan terus melangkah. Terbukti sekarang ia bisa hidup enak dengan penghasilan berlimpah sebagai fulltime blogger.

Kesuksesan Cheon Fong segera menginspirasi blogger-blogger Malaysia untuk mengikuti jejaknya. Meskipun diakuinya penghasilan dari blog masih belum begitu besar, namun Cheon Fong merasakan hidup sebagai fulltime blogger benar-benar menyenangkan. Tidak hanya jam kerja yang seenaknya, ia juga jadi memiliki banyak waktu luang bersama keluarga dan kebebasan untuk bepergian ke mana saja kapanpun. Hal ini tentu tidak mungkin ia dapatkan kalau masih menjadi karyawan.

Jujur saja, setelah membaca kisah ini saya jadi sangat termotivasi untuk menjadi fulltime blogger. Sayangnya hal tersebut belum bisa saya wujudkan sekarang karena masih harus membagi konsentrasi dan waktu dengan kuliah. Mudah-mudahan setelah lulus tahun depan saya bisa mulai menekuni "karir" sebagai fulltime blogger. Amin. Bagaimana dengan Anda?

Posting yang MIRIP 99.99%:
- Caksub Ingin Seperti Liew Cheon Fong, Fulltime Blogger Pertama Malaysia

Tidak ada komentar: