Jumat, 25 Juli 2008

Internet Murah Itu Ada, Tapi...

- Hallo sobat gh54hss574, Pada post kali ini yang berjudul , saya telah menyediakannya dengan susah payah. mudah-mudahan isi postingan yang saya bikin ini dapat anda pahami. okelah, ini postingannya.

Tittle : Internet Murah Itu Ada, Tapi...
Link Tittle : Internet Murah Itu Ada, Tapi...

lihat juga


Tadi saya iseng baca-baca artikel di Wikimu, portal citizen journalism yang juga jadi tempat menulis bagi saya. Judul artikelnya sangat mengundang minat saya yang sampai saat ini masih tetap mencari internet murah. "Akhirnya Ada Juga Internet Broadband "Murah" di Indonesia", blogger mana coba yang tidak penasaran membaca artikel yang diberi judul begini? Eit, jangan-jangan malah cuma saya ya? :D

Setelah baca dibaca, rupa-rupanya artikel tersebut membahas tentang FastNet, layanan internet broadband dari FirstMedia yang merupakan anak perusahaan Grup Lippo. Katanya hanya dengan duit Rp 99.000 (tanggung banget ya? Yang seribu lagi buat apa coba?), kita sudah bisa menikmati akses internet unlimited dengan kecepatan 384 Kbps! Coba bandingkan dengan tarif yang dipatok provider lain. Telkom Speedy paling murah Rp 200.000 sebulan, maksimal pemakaian hanya sebesar 1 GB per bulan. Kalau mau akses unlimited, kita mesti bayar Rp 750.000/bulan. Internet berbasis tv kabel malah lebih mahal lagi. Contohnya KabelVision yang mematok harga Rp 500.000/bulan untuk akses unlimited tapi kecepatannya cuma 64 Kbps atau 6 kali lebih kecil dari yang diberikan FastNet.

Bila dibanding-bandingkan baik dari segi harga maupun bandwidth, jelas paket yang ditawarkan FastNet lebih murah dibanding provider lain. Terlebih pelanggan akan dipinjami modem bila mengambil paket FastNet 768 (768 Kbps, biaya Rp 295.000/bulan), FastNet 1500 (1500 Kbps, Rp 595.000), dan FastNet 3000 (3000 Kbps, Rp 1.195.000). Kurang apalagi coba? Maka tanpa pikir panjang saya coba-coba mendaftar secara online lewat situs resminya. Rencana sih mau ambil paket FastNet 768 biar bisa dapat modem gratis. Hehehe....

Ada tiga langkah untuk mendaftar. Pertama, cek area yang menjadi wilayah cakupan FirstMedia. Kedua, set harga alias pilih jenis paket yang akan diambil. Dan ketiga, isi formulir pendaftaran. Hmm, gampang sekali kan? Tidak sampai 10 menit juga pasti sudah selesai. Klik, sayapun mengklik tombol merah yang bertuliskan "Step 1 Check our coverage area". Glek!! Cari dicari koq ternyata kota tempat saya numpang hidup (baca: Jogja) tidak ada dalam daftar. Cek lagi ah, siapa tahu saya yang salah. Tapi tetap saja nama Jogja atawa Yogya tidak termasuk dalam daftar. Walah, gondok bukan main hati saya! Ya sudah, hangus deh harapan untuk bisa menikmati internet murah. Terpaksa saya harus kembali menggunakan Axis dan Your Freedom plus N70 saya.

Hmmm, kapan ya internet murah itu benar-benar ada?

Kamis, 24 Juli 2008

Antara Job dan Rumah Sakit

- Hallo sobat gh54hss574, Pada post kali ini yang berjudul , saya telah menyediakannya dengan susah payah. mudah-mudahan isi postingan yang saya bikin ini dapat anda pahami. okelah, ini postingannya.

Tittle : Antara Job dan Rumah Sakit
Link Tittle : Antara Job dan Rumah Sakit

lihat juga


Capek! Itulah yang saya rasakan beberapa hari terakhir ini. Pasalnya mulai hari Senin kemarin saya mesti bolak-balik kos dan rumah sakit. Lho, rumah sakit? Iya, saya diberi amanah sama Ibu mertua untuk menjaga kakak ipar yang sedang terbaring sakit di RS Sardjito. Letaknya lumayan jauh dari kos saya, sekitar 10-15 menit naik sepeda motor. Sudah begitu saya yang kebagian jatah jaga malam juga kurang tidur karena kakak tidak bisa tidur nyenyak merasakan sakitnya. Nasib...

Entah apa penyakit yang diderita kakak saya itu. Badannya yang kurus jadi tambah kering tinggal tulang. Dan yang mengerikan perutnya membesar dan keras. Buang air besar tidak bisa, buang angin juga susah. Setiap diisi makanan ataupun minuman, walau hanya sedikit pasti langsung keluar lagi. Kata dokter radang pankreas dan harus dioperasi. Pendapat paranormal lain lagi. Katanya perut kakak saya ada jinnya. Walah, masa iya seeeh!?

Karena perutnya membuncit plus badannya semakin kering, kakak saya susah mencari posisi tidur yang nyaman. Berbaring telentang dia mengeluh kesakitan, katanya perutnya menekan ke bawah. Berbaring miring juga susah karena bobot perutnya jadi menggantung ke bawah. Telungkup? Apalagi! Jadi dia hanya bisa tidur sambil duduk bersila, dengan 4 bantal tertumpuk di bagian depan tubuhnya sebagai ganjal. Kasihan betul saya melihatnya. Dokter masih belum beraksi apa-apa selain memberi obat penenang sejenis morfin setiap 8 jam sekali supaya rasa sakitnya hilang.

Repotnya, akhir-akhir ini job paid review sedang banyak. Kemarin-kemarin saya sama sekali tidak bisa menggarap review karena mesti mengawal mertua dan 'si dia', jadi beberapa job sudah mendekati deadline dan harus segera digarap kalau saya mau dapat bayaran. So, akhirnya saya mesti bolak-balik antara rumah sakit dan kos-kosan. Malam dari jam 9 sampai pagi saya berjaga di rumah sakit, setelah itu pulang istirahat dan menggarap review dan update blog. Hmmmhhh...

Diam-diam kalau sedang di rumah sakit saya membayangkan, alangkah enaknya kalau punya laptop. 24 jam stand by di sana juga tidak jadi masalah sepanjang ada colokan listrik dan signal GPRS. Sayangnya laptop masih belum terbeli. Maklum, yang namanya newbie itu penghasilannya tak seberapa. Hehehe...

Sudah, ah. Mohon doa dari teman-teman semua agar kakak saya lekas sembuh. Ya? terima kasih.

Rabu, 23 Juli 2008

Google AdSense di Blog Ini

- Hallo sobat gh54hss574, Pada post kali ini yang berjudul , saya telah menyediakannya dengan susah payah. mudah-mudahan isi postingan yang saya bikin ini dapat anda pahami. okelah, ini postingannya.

Tittle : Google AdSense di Blog Ini
Link Tittle : Google AdSense di Blog Ini

lihat juga


Tahukah Anda bahwa sudah sejak beberapa waktu lalu saya menyelipkan iklan Google AdSense di blog ini? Saya yakin tidak banyak yang tahu. Soalnya iklan-iklan tersebut sengaja saya sembunyikan dari pandangan orang-orang Indonesia, jadi yang dapat melihatnya hanyalah orang-orang yang terbiasa berbahasa Inggris (seperti saya) lagi baik hati dan tidak sombong. Hehehe...

Serius? Ya, saya serius! Tapi bukankah Google AdSense tidak boleh dipasang di blog berbahasa Indonesia? Memang iya! Lha, saya kan juga tidak bilang kalau Google AdSense boleh dipasang di blog berbahasa Indonesia? Karena itulah saya hanya memasangnya di tempat-tempat tertentu saja. Tempat yang mungkin tidak menarik bagi pembaca berbahasa Indonesia, tapi sebaliknya mungkin sangat menarik bagi pembaca berbahasa Inggris. Terutama para pendatang nyasar yang diantarkan secara ngawur oleh Mbah Google. Jadi penasaran kan di mana iklan-iklan Google AdSense itu saya letakkan?

Well, Anda yang sering kemari pasti tahu kalau blog ini terkadang memuat posting berbahasa Inggris alias paid review dalam rangka mengisi pundi-pundi penghasilan. Akhir-akhir ini malah sering sekali dapat job sehingga bisa jadi Juli akan menjadi bulan dengan posting terbanyak. Jadilah blog ini sebagai blog dwibahasa. Dulu saya sempat risih dengan keberadaan paid review di blog ini. Tapi ternyata bukan hanya newbie seperti saya saja yang melakukannya, seorang master beken yang jadi panutan se-Indonesia juga punya blog dwibahasa untuk paid review koq. So, untuk apa lagi saya harus malu? Urusan duit nih, malu itu urutan paling belakang kalau sudah berurusan dengan duit. :D

Nah, melihat posting-posting berbahasa Inggris yang ada di blog ini saya pernah membatin begini, "Coba ya blog ini bisa dipasangi iklan AdSense". Eh, tiba-tiba saja ada semacam ilham yang masuk ke kepala saya. Kenapa tidak dicoba? Maka sayapun iseng meletakkan kode AdSense di bawah satu posting paid review. Lho, koq iklannya muncul? Ya sudah, sejak itu saya selalu menyisipkan kode iklan AdSense di bawah paid review yang saya buat. Siapa tahu ada pengunjung nyasar yang mengklik, kan lumayan bisa dapat tambahan beberapa sen. Hehehe....

So, Anda sudah tahu kan di mana saya meletakkan iklan Google AdSense di blog ini? Yup, saya hanya meletakkanya di bawah setiap posting paid review yang berhasa Inggris. Karena iklan-iklan tersebut hanya muncul di halaman yang berbahasa Inggris, saya rasa tidak ada ToS Google yang saya langgar (Eit, ini hanya pendapat pribadi lho. Karena itu kata "saya rasa" sengaja dicetak tebal). Terkecuali kalau saya meletakkannya di sidebar atau posisi-posisi lain yang bisa dilihat dengan mata telanjang setiap kali blog diakses. Di blog ini, iklan AdSense hanya akan muncul di posting berbahasa Inggris saja. Coba lihat contohnya di sini, sini, sini, dan sini. Hebat nggak sih?

Ngomong-ngomong, bagaimana sih cara saya meletakkan iklan AdSense tersebut sehingga hanya bisa muncul di bawah postingan berbahasa Inggris? Sebenarnya sederhana saja. Pertama-tama buat iklan AdSense Anda di member area GA. Sangat disarankan untuk hanya membuat iklan teks saja. Jangan lupa atur tata letak dan tampilan iklan itu agar tidak merusak tampilan saat nongol di bawah posting yang dimaksud. Setelah kodenya didapat, langsung deh di-paste ke halaman tempat menulis posting. Selesai!

Cuma itu? Ya memang cuma seperti itu yang saya lakukan. Kalau mau yang lebih kenapa tidak datang ke masternya saja? Hehehe...

Sudah Nonton "The Dark Night"?

- Hallo sobat gh54hss574, Pada post kali ini yang berjudul , saya telah menyediakannya dengan susah payah. mudah-mudahan isi postingan yang saya bikin ini dapat anda pahami. okelah, ini postingannya.

Tittle : Sudah Nonton "The Dark Night"?
Link Tittle : Sudah Nonton "The Dark Night"?

lihat juga


Batman, siapa yang tidak kenal dengan superhero satu ini. Sejak saya masih ingusan sampe sekarang ingusnya pindah ke bawah perut (hayo, jangan ngeres!), Batman adalah salah satu superhero kesayangan saya. Bagaimana tidak? Orang baju hitam-hitamnya itu aja sudah buat kesengsem koq. Hehehe, padahal saya sama sekali gak punya baju atau kaos warna hitam lho. Jadi kalau suatu saat ketemu orang mengaku bernama Ecko tapi pake baju hitam, itu berarti bukan saya. :D

Nah, kembali ke topik Batman. Setelah terakhir muncul dalam film "Batman Begins" di tahun 2005 lalu, kini si manusia kelelawar (drakula dong?) kembali hadir di layar lebar lewat sekuelnya yang diberi judul "The Dark Night". Hmmm, judul yang aneh ya? Kalau gak percaya coba deh diartikan ke bahasa Indonesia. "Malam yang Gelap", jadi begitu deh. Siapa juga pasti tahu kalau malam itu pasti gelap. Iya tho? Tho... Tapi jangan tertipu dengan judulnya dulu lho. Lihat dulu film Batman terbaru ini, dijamin tidak bakal keluar komentar buruk. Percaya deh!

Sebagai sekuel dari "Batman Begins", sebagian besar pemain film Batman terbaru ini sama seperti sebelumnya. Sang superhero masih diperankan oleh Christian Bale, trus masih ada juga muka-muka lama seperti Michael Cane, Morgan Freeman dan Gary Oldman yang di film Batman terbaru kali ini masing-masing berperan sama dengan karakter sebelumnya. Sutradaranyapun masih Christopher Nolan yang juga menggarap "Batman Begins". Satu-satunya pemain lama yang tidak dilibatkan dalam film Batman terbaru alias "The Dark Night" ini adalah Katie Holmes yang sebelumnya memerankan sosok Rachel Dawes. Posisi istri Tom Cruise tersebut digantikan oleh Maggie Gyllenhaal. Sebelumnya Katie memang menyatakan tidak ingin mengulangi perannya sebagai Rachel Dawes pada saat film Batman terbaru direncanakan sehingga dicarilah penggantinya. Terpilihlah Maggie Gyllenhaal yang sempat bermain di film kesukaan saya lainnya, "Stranger Than Fiction". Setelah terpilih sebagai pemeran Rachel Dawes, Maggie mengaku sudah mendapatkan ijin dari Katie Holmes.

Nah, pemeran Joker si musuh besar Batman adalah Heath Ledger. Aktor Australia kelahiran 4 April 1979 ini dikabarkan menyendiri selama satu bulan penuh demi mendalami karakter Joker yang diperankannya dalam film Batman terbaru itu. Wuih, satu bulan lho! Kenapa gak sekalian puasa Ramadhan aja ya? Tapi perjuangan tersebut tidak sia-sia karena aksinya sebagai Joker banyak mengundang pujian dari para kritikus film. Btw, apa gak sayang ya aktor cakep seperti Heath Ledger justru disuruh jadi Joker yang mukanya selalu tertutup topeng? Kalau saya yang jadi sutradara, peran Joker akan langsung saya berikan pada Mas Tukul saja. Tanpa ragu-ragu lagi! Hahaha...

Oya, film Batman terbaru ini sudah mulai diluncurkan tanggal 8 Juli lalu. Berbahagialah kita yang tinggal di Indonesia--negeri super ajaib ini, karena gak pake lama sudah bisa ikut menonton film Batman terbaru ini. Tahu kan asalnya dari mana? So, segera buru dan tonton deh film Batman terbaru. Asli, seru sekali!


UPDATE 24/07/08: Setelah nunggu beberapa hari, akhirnya ada juga yang teliti menangkap satu kesalahan besar dalam posting ini. Yang lainnya koq gak tahu ya? Padahal tertulis gede di judul sama dijelasin secara ngawur di paragraf kedua. Buat Windra, terima kasih ya. Anda sangat teliti sekali.

Senin, 21 Juli 2008

Nikmatnya Berbagi...

- Hallo sobat gh54hss574, Pada post kali ini yang berjudul , saya telah menyediakannya dengan susah payah. mudah-mudahan isi postingan yang saya bikin ini dapat anda pahami. okelah, ini postingannya.

Tittle : Nikmatnya Berbagi...
Link Tittle : Nikmatnya Berbagi...

lihat juga


Pernah mendengar ungkapan "Indahnya berbagi"? Saya yakin Anda pernah mendengarnya. Awalnya posting ini mau saya beri judul begitu, Indahnya Berbagi. Namun setelah saya pikir-pikir lagi koq berbagi itu ternyata tidak sekedar indah. Berbagi itu lebih dari indah. Ya, berbagi itu ternyata nikmat sekali rasanya. So, itulah sebabnya saya kemudian memberi judul tulisan ini menjadi seperti yang dapat Anda baca di atas, Nikmatnya Berbagi.

Kenapa saya bilang berbagi itu nikmat? Alasannya bisa sangat subjektif. Namun berdasarkan pengalaman terbaru saya, ternyata di saat kita berbagi dengan orang lain sebenarnya kita sedang menyuburkan benih sumber rejeki yang kita miliki sendiri. Dalam Islam (kebetulan saya Muslim), berbagi alias beramal atau bersedekah atau berzakat merupakan satu cara untuk membersihkan harta. Dalam setiap sen yang kita peroleh ada hak orang lain yang harus disalurkan pada yang berhak. Itulah sebabnya Islam mengharuskan umatnya untuk menyisihkan minimal sebesar 2.5% dari penghasilan untuk sedekah atau zakat. Hehehe, koq malah jadi seperti khotbah Jum'at ya? :D

Sebenarnya saya mau cerita satu pengalaman menarik yang saya alami beberapa waktu lalu. Cerita diawali dari curhat seorang teman blogger (namanya tidak perlu disebut & yang bersangkutan mohon maklum ya kalau tidak saya link) yang bilang dia mau transfer domain tapi dananya di PayPal tidak cukup. Saya ingat kalau di account PayPal saya ada sejumlah dana. So, tanpa pikir panjang langsung deh saya tawarkan untuk memakainya dulu. Saya belum pernah bertemu muka dengan teman tadi, namun saya yakin apa yang saya lakukan tidak akan disalahgunakan olehnya. So, saya percaya saja menyerahkan dana tersebut. Jumlahnya memang tidak seberapa, namun bagi newbie seperti saya tetap saja terhitung lumayan. Hehehe. Tapi semua itu tidak terpikirkan oleh saya. Saya justru merasa bahagia sekali waktu teman kita tadi akhirnya berhasil mentransfer domainnya ke account baru.

Kejadian kedua lebih unik lagi. Masih ingat ebook "Panduan Custom Domain Blogger" yang sempat menjadi biang kerok di sini? Nah, salah seorang pembaca ebook tersebut (namanya juga tidak usah disebut ya) memberanikan diri mengontak saya. Dia bilang ingin sekali memiliki nama domain sendiri dan meminta kesediaan saya untuk membelikan nama domain yang ia sukai. Wow, jujur saja saya sangat mengagumi keberanian dan kejujuran teman kita ini. Jarang-jarang kan ada yang berani menyampaikan sesuatu yang ada di kepalanya pada orang yang bahkan belum dikenalnya sama sekali? Apalagi sampai jujur ingin meminta sesuatu. Oleh karena itu, saya hargai keberaniannya dengan membelikan nama domain yang ia inginkan.

Mohon maaf, saya sama sekali tidak bermaksud pamer kebaikan dengan menceritakan kejadian-kejadian di atas. Inti dari posting kali ini bukan itu. So, jangan salah sangka ya? Lanjut? Oke. Jadi, hanya dalam tempo sekitar seminggu saya keluar uang yang untuk ukuran anak kos seperti saya lumayan banyak. Kesemuanya untuk orang lain, yang sama sekali belum pernah saya temui. Insya Allah saya ikhlas, dan sejak awal menolong kedua teman tadi saya niatkan semata-mata untuk amal. Yah, hitung-hitung mengimbangi dosa saya yang jarang sholat lima waktu (emang bisa ya??). :D

Nah, ternyata ungkapan yang mengatakan bahwa "Tuhan tidak tidur" itu benar. Tidak sampai menunggu lama, Tuhan "mengembalikan" uang saya tadi dengan caranya yang selalu misterius. Pertama-tama saya jadi lebih sering dapat grab bag task (GBT) di Blogsvertise. Hampir tiap hari dan rata-rata nilainya $10. Padahal sebelumnya saya sama sekali tidak pernah melihat gambar kantong uang yang menandakan ada GBT di sebelah daftar blog-blog saya. Senangnya tentu tidak terkira. Ini artinya kan bulan depan ada jaminan pemasukan. :D

Tidak berhenti sampai di situ saja. Di SponsoredReviews yang sudah lama sekali tidak pernah memenangkan bid (ya, luamaaaaaaa bgt!), tiba-tiba saja beberapa advertiser menyetujui bid saya. Apalagi harganya naik menembus rekor nilai bid tertinggi saya saat ini. Mau tahu? Hehe, cuma $30/review koq (buat yang biasa mendapat lebih tinggi jangan tertawakan saya ya?). Karena jatah blogger sebesar 65% dari nilai bid, berarti yang saya terima bersih $19.50/review. Lumayan ada peningkatan. Sebelumnya nilai bid paling tinggi $15/review (saya dapat bersih $9.75/review).

Nah, ini pengalaman yang sangat berharga sekali bagi saya. Pelajaran penting yang saya dapat dari pengalaman ini adalah bahwa ternyata membantu orang lain itu hakikatnya membantu diri sendiri. Karena kita sudah mau bermurah hati pada orang lain, maka Tuhan juga menjadi murah hati pada kita. So, jangan pernah ragu membantu orang lain yang membutuhkan pertolongan Anda. Bingung mau bantu siapa? Saya juga mau koq dibantu. Kebetulan saya lagi BU buat sewa hosting blog baru. Hehehe....

Minggu, 20 Juli 2008

Accomodation and Hotels in the UK

- Hallo sobat gh54hss574, Pada post kali ini yang berjudul , saya telah menyediakannya dengan susah payah. mudah-mudahan isi postingan yang saya bikin ini dapat anda pahami. okelah, ini postingannya.

Tittle : Accomodation and Hotels in the UK
Link Tittle : Accomodation and Hotels in the UK

lihat juga


United Kingdom can be a best destination option for the vacation to any age group of people. This beautiful country has a constitutional monarchy comprising of four constituent countries. These countries are England, Northern Ireland, Scotland and Wales, and collectively called United Kingdom. Finding accommodation in the UK that is good value for money and doesn't break your purse strings is becoming easier (cheap hotels UK). For instance, a cheap London hotel can start from as low as £30 per night.

London city is one of the major tourist attractions of the world and is a highest visited place in UK by tourist. In London (England) many famous tourist places like Alton Tower and Buckingham Palace are welcoming to the London visitors. The large cities of UK like London, Edinburgh and Glasgow are famous for their cuisine, pubs, and traditional approach. There is an extremely big number of London hotels which can easily satisfy all the needs of the tourists visiting this city every day. There are different hotels in London but luxury hotels get the biggest attention because they have all the facilities that most people need and want.

Nevertheless, not all people who come to London can afford staying in a luxury hotel. For this reason, budget hotels in London are also very important. There are many different budget hotels in this city and the most important feature of these hotels is staying cost. Usually, the price for the night in such hotel is about £55 - £75. Many of these hotels are situated near bus or train stations, in order to satisfy those travellers who don't want to spend more money on reaching the hotel they are staying in.

Other big city to visit in UK is Manchester. Manchester is often described as the "Capital of the North" and forms a very integral core part of the 'English Core Cities Group'. Enjoy the attractions in the city by booking into any of the Manchester hotels to have a pleasant and comfortable stay. Now-a-days Manchester has earned a reputation as an excellent centre for the arts, the media, higher education and commerce.

Manchester is a bustling city known for its lively sporting culture. It is for this same reason why the city is a common spot for travel. Thousands of people, locals and foreigners alike fill the city each year all for the sake of experiencing the thrills of football matches and other sporting events. Located at the centre of the wider Greater Manchester Urban Area, this city boasts of the third largest growth in urbanization. It is found that the second largest urban zone of UK is in Manchester. Not just a substantial conurbation, but Manchester can also take pride in the fact that it is the second most visited city in the whole country of the United Kingdom.

In outside of England, a beautiful recommended city to visit is Edinburgh. Edinburgh is the capital and second largest city (after Glasgow) of Scotland, in the UK. Edinburgh has in fact been the Scottish capital since 1437, and seat of the revived Scottish Parliament since it first met in 1999. Just like another city in UK, Edinburgh hotels offer low cheap price for its visitors who need accommodation for longer time.

Edinburgh is home to many festivals and events, especially during the Summer months. Many people have heard of the Edinburgh Fringe (the world's largest arts festival), the Edinburgh Festival (arts and culture) and Edinburgh International Festival (performing arts). There are also several other excellent but slightly lower profile festivals: the Edinburgh Art Festival, the Edinburgh International Film Festival, the Edinburgh Jazz and Blues Festival, the Edinburgh International Book Festival, and the Edinburgh International Science Festival. Additionally, the Edinburgh Military Tattoo, a show involving military bands, pipers, and fireworks takes place nightly for around 3 weeks at the Castle Esplanade during the summer (buy tickets in advance if you want to attend, all tickets sell out quickly in advance of the tattoo).





Sabtu, 19 Juli 2008

Akhirnya Di-delete Juga Deh...

- Hallo sobat gh54hss574, Pada post kali ini yang berjudul , saya telah menyediakannya dengan susah payah. mudah-mudahan isi postingan yang saya bikin ini dapat anda pahami. okelah, ini postingannya.

Tittle : Akhirnya Di-delete Juga Deh...
Link Tittle : Akhirnya Di-delete Juga Deh...

lihat juga


Setelah beberapa lama dipayungi keberuntungan akhirnya blog ini di-delete juga oleh EntreCard. Kejadiannya sudah 4 hari yang lalu, tepatnya tanggal 15 Juli. Email berisi berita buruk tersebut saya terima saat sedang bersuka-ria karena mendapat beberapa job bernilai lumayan tinggi dari SponsoredReviews. Begini nih isi emailnya, saya persembahkan khusus bagi Anda yang beruntung tidak kena delete:

Your account 'www.EkoNurhuda.com, Ecko's Personal Blog' on entrecard.com has been deleted. The administrator gave the following reason:

Sorry, we are currently unable to support non-English blogs in our network. Please contact support@entrecard.com if you have any questions regarding this action.

Please include the following:
User ID: 14126
Hal ini sebenarnya sudah saya duga bakal terjadi. Meskipun pernah mengontak EntreCard untuk menanyakan perihal boleh-tidaknya blog non-English ikut dalam program mereka, toh akhirnya tidak ada toleransi bagi pelanggar ketentuan tersebut. Ya sudah, saya tidak mau ngeyel mempertahankan blog ini di account EntreCard. Toh, saya memang salah koq. So, sayapun mengirim balasan yang isinya meminta maaf karena telah melanggar ToS yang ditetapkan. Email tersebut sekaligus untuk meminta kesediaan EntreCard mengembalikan 500 EC point yang dikumpulkan EkoNurhuda.com. Sayang kan kalau poin sebanyak itu harus musnah?

Dear EntreCard,
I just received your email that tell me you've deleted one of my blog account. Yes, I'm so sorry that I submitted the non-english blog on my account, so it really doesn't matter for me. But, I have 500 credits and more on that account, I don't want to loose it. So, please EC, could you give me my credit back?

Here is the account number you've deleted: 14126. Blog address www.EkoNurhuda.com. I just want the credit back, nothing more than that. Please...

Thank you very much in advance.

Sampai saat ini saya belum menerima balasan dari EntreCard mengenai pengembalian kredit tersebut. Sialnya lagi, saya juga tidak bisa masuk (switch) ke blog lain yang satu account. Padahal blog tersebut berbahasa Inggris, dan semua poin EC yang dihasilkan blog-blog saya sudah terlanjur saya transfer ke blog tersebut. Walah! Jadi, saya hanya bisa masuk ke dashboard blog yang pertama kali saya daftarkan di EntreCard. Lainnya sudah terkunci rapat. Duh, mudah-mudahan saya bernasib beruntung seperti Ipung.

Anyway, tak ada rotan akarpun jadi. Setelah di-delete dari EntreCard saya segera menemukan situs dengan layanan serupa. Namanya Spottt, dan merupakan situs dalam jaringan AdBrite. Saya tidak tahu apakah Spottt mau menerima blog non-English atau tidak karena saya tidak baca ToS-nya waktu mendaftar. Yang penting saya daftar dulu. Toh, nanti semua pendaftar akan diverifikasi oleh Spottt. Kalau lolos dan diterima berarti blog non-English boleh. Sebenarnya saya sudah tahu tentang Spottt sejak tahun lalu. Tapi karena waktu itu saya juga baru saja mendaftar di EntreCard, saya putuskan untuk hanya fokus di EntreCard saja. Eh, ternyata saya malah di-delete. :(

Wah, ceritanya saya jadi senasib deh sama si Bocah Iseng dan Danu. :D

Kamis, 17 Juli 2008

Meneladani Sikap Pendiri Google

- Hallo sobat gh54hss574, Pada post kali ini yang berjudul , saya telah menyediakannya dengan susah payah. mudah-mudahan isi postingan yang saya bikin ini dapat anda pahami. okelah, ini postingannya.

Tittle : Meneladani Sikap Pendiri Google
Link Tittle : Meneladani Sikap Pendiri Google

lihat juga


Artikel ini merupakan posting pertama blog ini. Namun karena waktu itu masih newbie banget dan masih benar-benar baru, saya haqul yaqin tidak ada yang membaca deh. So, daripada mubazir artikel ini saya repost. Silakan ambil pelajaran dari kisah sekilas para pendiri Google ini.

Apa yang dipikirkan oleh Larry Page dan Sergey Brin saat menciptakan teknologi PageRank yang merupakan cikal-bakal Google saat ini? Kekayaan? Kepopuleran? Ternyata bukan. Mereka hanya ingin mempersembahkan sesuatu yang lebih baik kepada para pengguna internet. Waktu itu teknologi mesin pencari belum secanggih sekarang sehingga alih-alih membantu pencarian, kebanyakan mesin pencari justru menambah pekerjaan bagi penggunanya.

Nah, melihat kerepotan itulah lalu Larry dan Sergey yang sebenarnya gak cocok satu sama lain bahu-membahu menciptakan satu teknologi baru dalam dunia search engine. Hasilnya, mereka berhasil mengkreasi PageRank. Teknologi baru inipun lantas diuji-cobakan pada sebuah mesin pencari bernama BackRub dan sukses besar. Mereka lantas mengganti namanya menjadi Google seperti yang kita kenal sekarang.

Ketika Google kemudian semakin berkembang, mereka merasa harus mencari sumber dana besar untuk memperbaiki server dan komputer yang digunakan Google. Alhasil, berkat bantuan dari seorang investor ternama di Mountain View bernama Andy Bechtolsheim, Google Guys dapat pinjaman dana US$ 100.000,-.

Lucunya, Andy menuliskan cek tersebut untuk Google, Inc. sementara perusahaan itu sendiri belum berdiri. Alhasil cek belum bisa diuangkan dan memaksa Google Guys mencari dana segar lain dari saudara, keluarga dan teman-teman mereka. Berhasil. Dana tunai US$ 1 juta mereka peroleh dan berdirilah Google, Inc.

Tapi di awal-awal beridirnya Google tidaklah profit oriented. Sergey dan Larry hanya berpikiran bagaimana Google dapat memberikan yang terbaik untuk dunia internet. Mereka semakin hari semakin mempercanggih teknologi PageRank, semakin memperbesar server dan mempunyai impian untuk mendigitalkan dunia. Alhasil, Google sekarat karena tak mempunyai penghasilan. Ketika memperoleh dana segar dari John Doerr dan Michael Moritz, dua investor kakap di Silicon Valley, dananya juga mereka gunakan untuk menambah kapasitas dan kualitas pencarian Google. Setelah diultimatum oleh para investornya, barulah Google mencari CEO untuk mengatur cahsflow perusahaan lebih baik lagi. Terpilihnya Eric Schmidt yang mantan CEO Novell, Inc. dan CTO Sun Microsystem.

Apa yang dapat dipelajari dari sinopsis di atas? Well, tak lain bahwa memulai sesuatu dengan spirit money oriented atau profit oriented tidaklah memberikan hasil maksimal. Kenapa? Karena profit atau money adalah 'hasil', sehingga orang cenderung lebih cepat kecewa jika 'merasa' sudah berusaha keras tapi 'hasil'nya tidak sesuai harapan. Sebaliknya, kalau ia meneladani sikap para pendiri Google, yang terbaik adalah berniat 'melayani' orang lain sebaik-baiknya. Dengan spirit ini kita akan tertantang untuk selalu melakukan yang terbaik tanpa memikirkan hasil yang akan diperoleh.

Percayalah bahwa Tuhan tidak tidur dan Ia akan membalas kebajikan yang kita lakukan dengan berlipat-ganda. So, kalau Anda publisher Google AdSense, berpikirlah untuk melayani orang lain dengan web yang Anda punya tanpa harus risau iklan Anda akan diklik atau tidak. Buah manisnya pasti akan datang sendiri koq.

Baca sendiri deh bukunya, saya jamin Anda puas (dan saya tidak akan loyo :p ). Kalau belum baca bukunya, cepetan deh cari di toko-toko buku. Bagus banget loh...

Minggu, 13 Juli 2008

How to Ngakalin Leletnya Axis?

- Hallo sobat gh54hss574, Pada post kali ini yang berjudul , saya telah menyediakannya dengan susah payah. mudah-mudahan isi postingan yang saya bikin ini dapat anda pahami. okelah, ini postingannya.

Tittle : How to Ngakalin Leletnya Axis?
Link Tittle : How to Ngakalin Leletnya Axis?

lihat juga


Axis memang lambat banget. Hal ini sudah saya sampaikan di posting sebelumnya. Namun sebenarnya sampai sekarang saya masih menggunakan Axis lho. Dengan petunjuk seorang teman (ssst, namanya off the record ya?) akhirnya Axis saya yang pulsanya tidak ada alias Rp 0,- dan sebelumnya super duper lelet buat browsing, kini lancar jaya dipakai menelusuri seantero dunia maya. Jadi kasihan N70 saya yang setiap hari dipaksa "bekerja keras". Habisnya saya kalau lagi ol suka lupa waktu sih. :D

Ya, kalau biasanya mesti ke warnet kalo mau update blog atau garap paid review, sekarang saya bisa internetan di kamar sendiri. Cukup aktifkan kartu Axis, sambungkan kabel data ke PC, trus dial modem, beres deh. Asli, ternyata internetan di kamar sendiri itu enak betul. Bisa disambi tidur-tiduran, dengar musik kesayangan, makan, minum, ataupun ditinggal (maaf) kencing dulu. Kalau di warnet kan tidak sebebas itu. Saya yang paling lama cuma ol 3-4 jam sehari, sekarang bisa 6-10 jam. Busyet!

Btw, bagaimana sih cara menyiasati leletnya Axis?

Saya tidak tahu apakah ini bisa disebut sebagai trik atau malah sudah biasa dilakukan teman-teman yang lain. Karena saya baru tahu semingguan ini, so anggap saja saya sedang berbagi pengalaman ya? So, caranya sebenarnya tidak rumit. Pertama-tama yang dibutuhkan jelas sebuah HP yang mendukung GPRS dan kartu perdana Axis. Nah, satu tambahan yang diberi tahu oleh teman saya tadi adalah account Your Freedom. Saya tidak tahu apa sebenarnya maksud dan tujuan dari kepemilikan account Your Freedom ini, tapi kata teman saya tadi kalau kita mengakses melalui Your Freedom kecepatan Axis bisa jadi lebih cepat. Masa iya sih? Padahal tadinya kan sampai membuat saya tertidur segala?

Percaya tidak percaya sayapun minta diajari bagaimana caranya. Karena belum punya account Your Freedom, maka saya meminjam account teman saya untuk akses. Kalau saya tidak keliru sih fungsinya seperti proxy. Saya tahunya waktu melihat tracker di blog beberapa teman yang mencatat kedatangan saya dari Berlin, Jerman. Tapi selain menyamarkan identitas kita, ternyata Your Freedom ini benar-benar membuat cepat akses internet Axis yang awalnya amat sangat lelet sekali. Ya, benar! Koneksi Axis jadi cepat meskipun tak seperti Ferrari yang sedang melaju di lintasan sirkuit.


Well, problem solved. Akhirnya saya bisa berinternet gratis secara lancar serta (yang terpenting) legal dan tidak merugikan siapapun. :p Penasaran dengan Your Freedom, sayapun membuka situsnya. Ternyata ada beberapa paket account yang disediakan, yaitu Free, Basic, Enhanced, dan Total. Free jelas saja paket gratis. Dengan account ini Anda bisa menikmati layanan gratis maksimal 6 jam sehari. Namun dalam seminggu dibatasi hanya 18 jam saja. Setelah itu Anda masih bisa koneksi, tapi akan lebih sering error atau malah disconnect meskipun statusnya tetap ol.

Itulah yang saya alami beberapa hari lalu. Setelah dua hari nonstop ol dengan account Free, tiba-tiba saja Your Freedom lebih sering error. Koneksipun terputus terus. Ketika saya cek pesannya tertulis "Server connection failed, will try to reconnect in 5 seconds". Yang tertulis memang hanya 5 detik, tapi bolak-balik koneksinya gagal terus. Hmm, saya koq mulai berpikir untuk mencoba paket yang berbayar. Siapa tahu memang lebih baik layanannya. Karena masih dalam tahap mencoba, saya hanya membayar paket Basic sebulan. Habis 4 Euro atau menjadi $6.36 kalau dikonversi ke USD.

Proses transaksinya ternyata cepat. Begitu pembayaran saya diterima (via PayPal), account saya dengan sendirinya berganti dari Free menjadi Basic. Dan yang lebih penting lagi, stream yang tadinya hanya terbuka maksimal 10 setelah itu bisa sampai 50 sekaligus. Artinya kecepatan koneksi jadi lebih cepat dari yang disediakan untuk paket Free. Ketika saya coba tancap gas ol sampai pagi, koneksinya aman-aman saja tuh. Tidak ada lagi cerita terputus-putus atau koneksi yang gagal. Alangkah asyiknya...

Cuma itu? Ya, memang cuma itu. Jadi, kartu yang dipake Axis trus ol-nya menggunakan Your Freedom. Coba saja buktikan sendiri. Kalau ternyata tidak seperti yang saya ceritakan, silakan komplain langsung ke Axis atau Your Freedom. Hihihi...

NB: Mohon maaf kalau ada yang terkecoh dengan judul posting ini. Peace... :D

Jumat, 11 Juli 2008

Internet Lelet bersama Axis

- Hallo sobat gh54hss574, Pada post kali ini yang berjudul , saya telah menyediakannya dengan susah payah. mudah-mudahan isi postingan yang saya bikin ini dapat anda pahami. okelah, ini postingannya.

Tittle : Internet Lelet bersama Axis
Link Tittle : Internet Lelet bersama Axis

lihat juga


Maksud hati mencari internet murah, eh ternyata malah dapat yang murahan. Inilah yang saya alami bersama Axis, kartu GSM baru yang punya slogan keren: “GSM yang Baik.” Karena belum pernah memakai kartu ini kecuali untuk internetan tempo hari, maka saya belum tahu di mana letak kebaikannya. Yang jelas, pengalaman saya berinternet bersama Axis berakhir mengecewakan.

Ceritanya begini. Saya pernah cerita kan kalau lagi mencari internet murah? Maunya sih sudah murah kecepatannya di atas rata-rata. Itu maunya. Tapi walaupun kecepatannya standar asal harganya di bawah rata-rata juga tidak apa-apa koq. Nah, berhubung HP saya mendukung aplikasi GPRS, sayapun hunting GSM dengan tarif GPRS termurah. Kartu Simpati yang dengan setia saya pakai bertahun-tahun tidak masuk hitungan karena biayanya paling mahal, Rp 12/kb.

Setelah mencari-cari informasi kesana-kemari pilihan kemudian jatuh pada dua kartu milik Indosat, yakni Mentari dan IM3. Tarif keduanya sama, Rp 5/kb. Namun opsi yang ditawarkan ada dua, time based dan value based. Jangan sekali-kali pakai yang value based karena pulsa akan tersedot dengan lancar jaya. Mending pakai yang time based, tarifnya cuma Rp 100/menit. Artinya, untuk akses selama 1 jam biayanya Rp 6000. Memang lebih mahal dari biaya warnet (di Jogja), tapi kecepatannya jauh lebih baik.

Sayangnya, ternyata layanan time based itu (sepertinya) sudah berakhir. Bang Zalukhu pernah mengangkat masalah ini beberapa waktu lalu. Awalnya saya tidak percaya karena terakhir kali berinternet dengan Mentari masih Rp 100/menit. Namun ketika saya berinternet pakai Mentari tanggal 1 lalu, ternyata kartu perdana yang berisi pulsa Rp 10.000 sudah habis sebelum 20 menit. Artinya, benar kalau tarif GPRS Indosat yang time based sudah tidak berlaku lagi.

Tentu saja hal ini membuat saya bingung mencari penggantinya. Tapi tak lama kemudian saya ingat kalau Axis katanya memberikan akses internet gratis. Bukan internet gratis a la 3 yang lewat ‘jalan belakang’. Ini benar-benar layanan gratis sebagai bagian dari promosi mereka. Hmm, boleh dicoba tuh. Kebetulan Axis baru masuk di Jogja akhir bulan lalu. Kebetulan pula teman saya yang buka konter pulsa punya stoknya. Ya sudah, mari kita coba.

Beli perdana harganya Rp 7000, terisi pulsa Rp 6000. Boleh dibilang murah. Pertama-tama registrasi kartu ke nomor 4444 terlebih dahulu. Kemudian aktifkan kartu, setting GPRS dan selesai sudah. Axis siap diuji coba menggunakan Nokia N70 dan PC saya. Wah, cepatnya! Bagaikan Ferrari melaju di atas lintasan sirkuit. Gila! Ini baru internet, kata saya dalam hati. Coba warnet di sebelah kos cepatnya seperti ini…

Eit, jangan senang dulu. Sekitar 15-20 menit kemudian tiba-tiba koneksi jadi lambat. Berbeda 180 derajat dari sebelumnya, saking lambatnya bahkan untuk membuka Google saja butuh waktu 5 menit. Gila (juga)! Saya curiga ada sesuatu yang tidak beres. Pulsa saya cek, Rp 0. Oo, berarti ini tinggal sesi gratisnya. Okelah, walaupun sangat lambat asal gratis tidak jadi masalah. Kalau lambat disuruh bayar, itu yang masalah besar.

Browsing-pun saya lanjutkan. Satu jam, saya masih bisa sabar meskipun untuk membuka satu email butuh waktu hampir 10 menit. Jam kedua, masih mencoba bersabar karena waktu itu saya harus menunggu registrasi satu program afiliasi selesai. Tapi koq lama sekali sih. Bukan lama lagi, tapi kelamaan. Masa iya selama satu jam saya hanya bisa drop 2 EC, kasih 1 komen di blog teman, plus edit form komentar blog di Blogger? Saking lamanya, saya bahkan main PS untuk menunggu loading-nya selesai. Benar-benar gila!

Duh, kalau lambatnya seperti itu, dikasih gratis seumur hidup juga saya tidak mau!

Posting blog lain yang senada dengan topik ini:
Internet Gratis Axis
Nyobain Axis