Selasa, 20 Januari 2009

Bagaimana Aturan Main Ask2Link?

- Hallo sobat gh54hss574, Pada post kali ini yang berjudul , saya telah menyediakannya dengan susah payah. mudah-mudahan isi postingan yang saya bikin ini dapat anda pahami. okelah, ini postingannya.

Tittle : Bagaimana Aturan Main Ask2Link?
Link Tittle : Bagaimana Aturan Main Ask2Link?

lihat juga


Beberapa pertanyaan seputar Ask2Link sempat menumpuk di mailbox saya. Karena akhir-akhir ini hanya bisa ol sebentar sekali (paling lama 2 jam, padahal sebelumnya bisa sampai 5-6 jam sehari lho), maka pertanyaan-pertanyaan itu hanya tetap tertumpuk saja di mailbox. Dan hari ini saya luangkan sedikit waktu khusus untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang program Ask2Link tersebut. Mumpung waktunya ada. Hehehe...

Dari pertanyaan-pertanyaan yang masuk, sebagian besar merupakan pertanyaan-pertanyaan mendasar yang sudah pernah saya tulis sebelumnya. Seperti penjelasan singkat tentang program Ask2Link di posting ini, atau bukti pembayaran dari Ask2Link yang pernah saya terima di posting yang ini. Pertanyaan yang memang belum pernah saya bahas memang ada, tapi sebenarnya jawabannya bisa dicari di situs Ask2Link koq. Cuma tak apa-apalah, biar saya bahas di sini meskipun hanya sekilas.

Untuk bisa mencicipi manisnya penghasilan dari Ask2Link, pertama-tama tentu kita mesti daftar sebagai member. Pertama kita mendatarkan diri dan mengisi data-data pribadi seperti nama, alamat e-mail, username, password, account PayPal, dan mau jadi Publisher, Advertiser, atau dua-duanya, Setelah itu tunggu deh approval dari admin Ask2Link. Tapi biasanya sih langsung diterima, paling cuma harus menunggu beberapa jam atau paling lama sehari.

Nah, setelah mendaftarkan diri langkah selanjutnya adalah mendaftarkan blog yang akan dijadikan tempat memasang link-link dari advertiser. Blog berbahasa apa saja terserah, yang penting peringkat (Technorati, Alexa, page rank, dll) dan popularitasnya tidak begitu mengecewakan. Tahu sendiri kan kalau jualan link itu modalnya peringkat dan popularitas tinggi? Jadi ya sebisa mungkin daftarkan blog yang paling tinggi peringkatnya dan paling bagus popularitasnya. Tapi jangan kaget kalau sewaktu-waktu kena gebuk Om Google. Hehehe...

Setelah mendaftarkan blog apa lagi? Saatnya memasang widget Ask2Link ke blog yang didaftarkan..! Untuk itu silakan login ke member area, lalu klik deh menu "Publisher". Habis itu klik sub menu "My Sites". Kalau Anda belum pernah mendaftarkan blog, maka Anda bisa mendaftarkan blog melalui halaman itu. Tapi kalau sudah tinggal menginstal saja. Caranya gampang koq. Orang cuma butuh satu klik dan petunjuknya ada di halaman itu juga. Asal Anda teliti dan sabar pasti bisa. Dijamin! :))

Setelah widget Ask2Link terpasang di blog, berarti Anda tinggal menunggu iklan link yang masuk. Tidak ada patokan waktu yang pasti berapa lama kita bakal dapat iklan. Tapi (lagi-lagi) kuncinya memang harus sabar deh. Saya sendiri kebetulan termasuk cepat mendapat iklan, meskipun harganya cuma $8/link. Ada teman lain yang sudah berbulan-bulan pasang widget masih juga belum dapat iklan. Jadi ya memang lain-lain, tergantung bagaimana kita memoles dan merawat blog yang didaftarkan.

Oke, sepertinya itu saja ya. Mudah-mudahan posting ini dapat membantu teman-teman yang masih bingung dengan tata cara berburu uang melalui Ask2Link.

Sabtu, 17 Januari 2009

Maaf, Saya (Sok) Sibuk

- Hallo sobat gh54hss574, Pada post kali ini yang berjudul , saya telah menyediakannya dengan susah payah. mudah-mudahan isi postingan yang saya bikin ini dapat anda pahami. okelah, ini postingannya.

Tittle : Maaf, Saya (Sok) Sibuk
Link Tittle : Maaf, Saya (Sok) Sibuk

lihat juga


Setelah mengkritik Mas Cosa yang sudah lamaaaaaaa sekali tidak update blog-nya, lha koq malah saya yang kemudian ketularan. Terakhir update tanggal 9 Desember, berarti sudah lebih seminggu saya tidak menelurkan tulisan terbaru di blog saya tercinta ini. Ada apa sih? Tidak ada apa-apa, hanya sedikit perubahan ritme akibat fokus saya yang terbagi untuk magang di Malioboro Ekspres (ME).

Di ME saya memang hanya magang iseng. Artinya, sewaktu-waktu saya tinggalpun sebenarnya tidak jadi masalah. Apalagi saya masih harus mencari satu tempat magang lain yang lebih bonafit untuk kepentingan Tugas Akhir (TA). Tapi kesempatan besar di ME tidak boleh saya abaikan. Dengan ME saya bisa meretas jalan menuju ke dunia baru yang sesungguhnya sudah saya idam-idamkan sejak masih di SMP: menjadi jurnalis. So, sayang sekali kalau saya sampai keluar dari ME.

Memang, ME masih tergolong baru. Produksi dan peredarannyapun masih sangat terbatas. Jadi saya harus maklum kalau narasumber yang saya datangi selalu bertanya keheranan "Malioboro Ekspres? Koran apa itu?" sebelum bisa saya wawancarai. Toh, dengan ME saya jadi punya banyak pengalaman berharga plus kenalan baru yang akan sangat memudahkan kerja saya jika kelak benar-benar memutuskan untuk terjun sebagai seorang jurnalis.

Oke, sekarang tentang blog ini. Bagaimana bisa sampai seminggu lebih tidak di-update? Sampai-sampai Mas Ipung menanyakan kabar saya di posting sebelumnya, mungkin ia khawatir saya kenapa-napa yang menjadi halangan untuk meng-update blog. Terima kasih banyak atas perhatiannya, Mas Ipung. Saya sehat-sehat saja koq. Malah saya sering keliling-keliling Jogja untuk mencari bahan tulisan di ME. Dan rasanya kesibukan mencari bahan tulisan itulah yang bakal saya jadikan sebagai kambing hitam atas lamanya blog ini tidak di-update. Hehehe....

Ya, harus saya akui ritme di ME sangat mempengaruhi keluangan waktu saya akhir-akhir ini. Dengan intensitas kuliah yang semakin padat menjelang UAS, dan deadline setiap hari Jumat di ME, praktis saya hanya punya waktu sempit sekali untuk meng-update blog dan blogwalking. Sering saya pulang ke kost dalam keadaan letih dan ngantuk berat. Akhirnya, baru mendengarkan satu-dua lagu sambil menunggu Broom tersambung, sayanya sudah tertidur. Begitu bangun hari sudah terang dan saya harus kembali keluar, kuliah dan mencari bahan tulisan untuk ME lagi. Wow!

Oya, kenapa saya sampai begitu kedodoran sebenarnya masih ada satu faktor lain: karena saya belum punya kendaraan sendiri. Maklum, blogger kere. Kemana-mana ya ngebis sama nebeng teman. Hehehe... Padahal kalau punya kendaraan sendiri kan bisa lebih menghemat waktu, tenaga, sekaligus juga biaya. Iya kan? Sayang penghasilan saya dari blog justru kian turun dari bulan ke bulan, jadinya ya kaya gini deh. :(

Oops, koq malah berkeluh-kesah begini ya? Intinya, saya masih kelabakan dengan ritme dan kesibukan baru saya belakangan ini. Mudah-mudahan saja setelah motor jadul yang saya beli seharga Rp 4 juta sudah sampai di tangan, saya bisa punya banyak waktu luang. Amin.

Itu saja. Mohon dukungan semua teman-teman agar saya bisa membagi waktu dengan baik sehingga blog ini dapat saya upate secara teratur. Trims...

Jumat, 09 Januari 2009

Save Our PSS, Inspirasi dari Sleman

- Hallo sobat gh54hss574, Pada post kali ini yang berjudul , saya telah menyediakannya dengan susah payah. mudah-mudahan isi postingan yang saya bikin ini dapat anda pahami. okelah, ini postingannya.

Tittle : Save Our PSS, Inspirasi dari Sleman
Link Tittle : Save Our PSS, Inspirasi dari Sleman

lihat juga


Untuk kepentingan peliputan rubrik olahraga di Malioboro Ekspres, saya janjian bertemu dengan Mbak Deni Aryanti. Siapa dia? Mbak yang satu ini adalah pentolan Slemanona, wadah supporter wanita PSS Sleman. Setelah berkoordinasi panjang melalui serangkaian sms, akhirnya kami sepakat untuk bertemu di Kedai Kopi yang berada di perempatan Kentungan, Jl. Kaliurang. Dari janji jam tujuh malam, bincang-bincang baru dimulai jam setengah delapan. Sudah biasa. :)

Ketertarikan saya menemui Mbak Ined (sapaan akrabnya) bermula dari situs SaveOurPSS.com. Ceritanya waktu sedang mencari-cari referensi tentang PSS Sleman saya malah menemui situs baru tersebut. Tanpa pikir panjang lagi langsung saja saya kunjungi. Dari nama situsnya, sepertinya bakal cocok dengan tema tulisan yang akan saya angkat untuk edisi mendatang. Ternyata dugaan saya benar. Save Our PSS adalah sebuah gerakan untuk menyelamatkan PSS Sleman dari kebangkrutan.

Seperti diketahui bersama, sejak pemerintah mengeluarkan PP No. 58 Tahun 2008, klub-klub yang selama ini mengandalkan APBD sebagai sumber pendanaan mulai kelimpungan. Terlebih setelah Menteri Dalam Negeri menyatakan kepala daerah yang nekat mengalirkan dana APBD untuk pembiayaan klub dapat dikenai sanksi. PSS yang biasanya memperoleh dana 5 milyar dari APBD jadi gigit jari. Gaji pemain tertunda, kontrak tidak jelas, pendanaan untuk putaran keduapun masih gelap.

Melihat kondisi itu koran-koran lokal di Jogja mulai meramalkan kejatuhan PSS. Judul berita yang disajikan tak jauh-jauh dari kata "PSS bangkrut", dan sebagainya. Okezone.com bahkan mempertanyakan eksistensi PSS ketika menurunkan berita tentang ditolaknya permohonan Kantor Keuangan Pemkab Sleman yang meminta dispensasi dari Mendagri untuk mengucurkan dana ke PSS. Intinya, PSS Sleman benar-benar di ujung tanduk, baik eksistensi maupun reputasinya.

Mulanya saya diminta untuk mengurai kebangkrutan PSS tersebut. Namun di tengah pencarian referensi koq malah bertemu dengan Save Our PSS (SOP). Ya sudah, karena bagi saya gerakan SOP ini sangat kreatif dan juga bisa menjadi inspirasi bagi kelompok suporter lain di Jogja, akhirnya saya memutuskan untuk terlebih dahulu mengangkat tentang SOP. Kebetulan sekali, saya adalah (calon) wartawan pertama yang mendatangi SOP. Dan kalau hasil liputan tersebut dimuat, maka Malioboro Ekspres akan jadi koran pertama yang mengangkat tentang SOP. Senangnya...

Sesuai namanya, misi SOP adalah menyelamatkan PSS agar tetap eksis di Liga Indonesia. Program yang digawangi anak-anak Slemania ini bertujuan menggalang dana sebanyak-banyaknya untuk PSS. Berbagai macam kegiatan sudah mereka susun. Di antaranya mengadakan lomba mewarnai untuk anak SD & TK, lomba futsal antar SMA, lomba desain kaos PSS untuk mahasiswa, talkshow sepakbola, dan masih banyak lagi. Saat ini yang sudah berjalan adalah penjualan kaos 'Save Our PSS'. Saking cintanya pada PSS, teman-teman SOP rela patungan untuk biaya pencetakan kaos. Luar biasa!

Saya pikir semua kelompok suporter di Indonesia patut mencontoh apa yang dilakukan Slemania dengan Save Our PSS-nya. Bukankah sebagian besar klub di Liga Indonesia masih mengandalkan dana APBD? Buktikan kalau suporter itu benar-benar dapat memberikan support bagi klub. Dan buktikan pula kalau sebagai pendukung setia kelompok suporter dapat melakukan apa saja demi mempertahankan keberlangsungan hidup klub kesayangannya. So, apa yang bisa Anda lakukan untuk membantu klub kesayangan Anda dari kebangkrutan?

Oya, hasil liputan saya bisa dibaca di Malioboro Ekspres edisi minggu depan, terbit hari Senin dan dijual eceran seharga Rp 2.000/eks. Baca ya? :))

Pesan layanan masyarakat: Kaos 'Save Our PSS' bisa dibeli seharga Rp 50.000 di Toko Sport Fina, Jl. Kentungan B 27 KM 6,5 Condongcatur, Depok, Sleman. Lokasinya tepat di sebelah selatan lapangan Kentungan. Kalau masih bingung silakan telpon ke (0274) 886241.

Selasa, 06 Januari 2009

Jangan Berusaha Jadi Terkenal!

- Hallo sobat gh54hss574, Pada post kali ini yang berjudul , saya telah menyediakannya dengan susah payah. mudah-mudahan isi postingan yang saya bikin ini dapat anda pahami. okelah, ini postingannya.

Tittle : Jangan Berusaha Jadi Terkenal!
Link Tittle : Jangan Berusaha Jadi Terkenal!

lihat juga


Anda sedang mencari-cari nasihat terbaik dalam blogging? Nasihat yang Anda harapkan dapat meningkatkan semangat ngeblog (meng-update, blogwalking, dan menjalin network dengan blogger lain? Hmm, rasanya tepat kalau Anda mendengarkan nasihat yang satu ini. Kenapa? Karena inilah satu-satunya nasihat terbaik yang pernah saya dapatkan, dan saya rasa beginilah seharusnya mindset yang ada di kepala seseorang saat memulai blognya. Apa itu? Jangan berusaha jadi terkenal!

Oops, ini sepertinya koq nasihat yang tidak bisa diterima akal ya? Siapapun orangnya pasti punya keinginan untuk menjadi terkenal--menjadi selebritas, betul? Dan blog merupakan salah satu jalan yang mungkin ditempuh untuk mencapai popularitas itu. Paling tidak, ini sudah pernah dibuktikan oleh beberapa orang. Sebut saja seperti (lagi-lagi) Cosa Aranda, Medhy Aginta, Bang Zalukhu, atau Tika. Pertanyaannya kemudian, apakah mereka-mereka itu memulai blog dengan tujuan ingin menjadi terkenal?

Satu ciri utama blog yang membedakannya dari situs-situs lain pada umumnya adalah bahwa blog senantiasa di-update dalam waktu berkala. Blog yang tidak pernah di-update adalah blog yang mati, tidak diakui eksistensinya. Untuk itu seorang blogger mesti rajin meng-update blognya sesuai dengan jangka waktu yang telah ditentukannya sendiri. Tidak harus tiap hari, bisa saja dua hari sekali atau bahkan seminggu sekali, yang penting teratur. Kata yang jago SEO sih keteraturan posting ini akan berpengaruh pada peng-index-an blog di mesin pencari.

Untuk meng-update blog kita tentu butuh bahan tulisan. Dari mana kita mendapatkan ide sebagai bahan tulisan? Di sinilah peran nasihat yang saya sampaikan di atas bermain. Kalau sejak awal memulai blog Anda berusaha ingin menjadi terkenal, maka Anda akan terjebak dengan keterbatasan Anda sendiri. Mengangkat tema yang banyak dicari tapi tidak sesuai dengan kemampuan adalah salah satu hal yang biasa dilakukan pemula. Karena mereka lihat blogger-blogger terkenal mengangkat tema make money blogging, maka merekapun ikut-ikutan mengangkat tema tersebut di blog. Padahal tak jarang mereka sejatinya baru saja belajar. Percayalah, suatu saat Anda akan kehabisan bahan karena dilanda kebuntuan plus kejenuhan luar biasa.

Akan berbeda kejadiannya kalau Anda tidak pernah punya keinginan menjadi terkenal. Anda hanya akan fokus menulis posting dengan teman-tema yang dikuasai dan disukai, dan karena itu posting-posting Anda akan menjadi sangat bermanfaat sekali karena ditulis oleh orang yang paham dan menguasai tema tersebut. Semakin sering Anda melakukan ini, maka semakin banyak artikel bermanfaat yang dihasilkan. Akibatnya, tulisan-tulisan seperti ini akan terus dicari dan dibaca, tidak peduli sudah sejak kapan Anda mempublikasikannya. Trafik akan terus berdatangan, dan dengan sendirinya blog Anda akan semakin naik popularitasnya.

Kita tentu pernah mendengar tips yang sering disampaikan para blogger senior, yaitu mulailah blog tentang apa yang disukai. Ya, buatlah blog dengan mengangkat tema sesuai dengan hobi atau minat. Selain Anda dijamin tidak akan kehabisan ide sebagai bahan tulisan, Anda juga akan mengurus blog tersebut dengan sepenuh hati. Tulisan-tulisan yang dipublikasikan juga akan memancarkan sebuah ketulusan hati karena Anda memang benar-benar menyukai apa yang sedang Anda bahas. Dengan tulisan penuh ketulusan seperti ini Anda akan dapat dengan mudah menjalin readership, sebuah ikatan emosional yang akan mengeratkan hubungan Anda dengan para pembaca.

Kesimpulannya, saya setuju setiap orang pasti punya keinginan untuk menjadi terkenal. Kalau diterjemahkan dalam blogosphere bahasanya menjadi "setiap blogger pasti punya keinginan untuk menjadi blogger terkenal". Namun akan lebih menyenangkan rasanya kalau Anda menjadikan popularitas hanya sebagai efek dari sebuah ketekunan dan keseriusan mengurus blog, bukan sebagai sebuah tujuan. Setuju?

*NB: Tulisan ini terinspirasi oleh wawancara Mr. Brown dengan Herman "Momon" Saksono.

Minggu, 04 Januari 2009

Ke Mana Cosa Aranda?

- Hallo sobat gh54hss574, Pada post kali ini yang berjudul , saya telah menyediakannya dengan susah payah. mudah-mudahan isi postingan yang saya bikin ini dapat anda pahami. okelah, ini postingannya.

Tittle : Ke Mana Cosa Aranda?
Link Tittle : Ke Mana Cosa Aranda?

lihat juga


Sejak tersandung masalah CosaAranda.biz dan jasa hosting yang diungkap Bang Zalukhu tahun lalu, Cosa Aranda sang master Google AdSense dari Surabaya ini seolah menghilang dari dunia maya. Blognya, CosaAranda.com, belum pernah di-update lagi sejak tanggal 11 Desember lalu. Sub blog yang direncanakannya untuk pembahasan topik-topik bisnis internet, http://bisnisinternet.cosaaranda.com, juga belum di-update sejak 21 Desember 2009. Ke mana sebenarnya master kita satu ini?

Terlalu sibuk menjadi pembicara seminar? Itu pikiran pertama yang terlintas di benak saya. Namun pikiran tersebut langsung terbantah ketika membaca posting Mas Cosa di sub blog yang baru ia buat, http://blog.cosaaranda.com. Baru ada 1 posting di situ, di mana Mas Cosa menegaskan kalau ia tidak mau lagi jadi pembicara seminar. Ternyata psoting itu ia tulis di tanggal yang sama dengan posting terakhir di http://bisnisinternet.cosaaranda.com. Terus, Mas Cosa ngapapin aja dong koq sampai menghilang sekian lama?

Sekitar bulan Oktober-November 2007, saat saya pertama kali memulai blog, CosaAranda.com sangat rajin sekali di-update. Seingat saya blog tersebut di-update setiap hari. Ceritanya juga lebih beragam, tak melulu masalah moke money blogging. Pernah Mas Cosa mengangkat masalah pembajakan isi posting untuk dijadikan buku yang dilakukan seorang mahasiswa S2 di Jogja, pernah juga "tipuan" manis di saat April Mop. Sayang sekali, karena CosaAranda.com pindah hosting bacaan-bacaan menarik tersebut tidak dapat kita baca lagi sekarang.

Pertanyaan yang terus terngiang-ngiang di kepala saya adalah, "Kemana Mas Cosa 'menghilang' kalau tidak lagi sibuk menjadi pembicara seminar?" Dugaan paling kuat tentu saja ia terlalu repot mengurusi CAN alias Cosa Aranda Network, Inc. Perusahaan yang (setahu saya) telah menelurkan 2 proyek online (ReviewMu dan Uneg2.com) tersebut tentunya sangat menyita waktu Mas Cosa. Terlebih setelah Mas Medhy "Blogguebo" menyatakan keluar dari CAN. Selain itu, bukankah Mas Cosa punya puluhan blog, baik berbahasa Indonesia maupun Inggris, yang ia pakai untuk menjaring dolar dengan Google AdSense dan juga program-program online earning lain?

Well, apapun kesibukan seorang Cosa Aranda, kita tentu berharap semoga itu adalah hal terbaik baginya. Saya pribadi sebagai penggemar dan, kalau boleh mengaku-aku, "murid" CosaAranda.com tentu saja merasa ada sesuatu yang hilang dengan tidak aktifnya blog tersebut. Yang paling terasa, berkurang sudah tempat belajar Google AdSense. Bagaimana dengan Anda, teman-teman?

Kamis, 01 Januari 2009

Logo Baru di Tahun Baru

- Hallo sobat gh54hss574, Pada post kali ini yang berjudul , saya telah menyediakannya dengan susah payah. mudah-mudahan isi postingan yang saya bikin ini dapat anda pahami. okelah, ini postingannya.

Tittle : Logo Baru di Tahun Baru
Link Tittle : Logo Baru di Tahun Baru

lihat juga


1 Januari 2009, ini hari pertama di tahun 2009. Masih dalam suasana tahun baru, tapi saya tidak banyak melakukan perubahan untuk blog ini. Seperti yang saya sampaikan sebelumnya, saya sudah kapok gonta-ganti template. What a time-wasting activity! Padahal pengaruhnya tidak begitu besar bagi peningkatan trafik, apalagi kalau kontennya amburadul. Walah! Ya sudah, sayapun tidak menyambut tahun baru dengan template baru.

Eits, tapi koq sepertinya ada yang berubah ya? Yup, kalau Anda teliti pasti bakal melihat satu perubahan di bagian header. Hehehe, sebenarnya tidak perlu teliti juga bakal terlihat koq. Lha wong header kan bagian yang paling dulu muncul, masa iya tidak tahu kalau ada yang berubah? :)) Sebelumnya hanya ada tulisan besar "EkoNurhuda.com" plus deskripsi panjang "Write and Earn Money, That's What I'm Doing Online. What About You?" di sebelah kiri header dan di sebelah kanannya banner iklan ukuran 468x60. Kini, bagian kiri header saya persempit dan diisi dengan satu... logo baru!

Sebenarnya logo itu sudah saya buat sejak lama. Kira-kira sudah dua bulan yang lalu. Namun karena sengaja ingin memberi sentuhan perubahan di tahun 2009, maka logo tersebut tidak buru-buru saya pasang. Lay out header sebenarnya juga sudah lama saya otak-atik untuk mengakomodasi logo baru tersebut, tapi tentu saja bukan blog ini yang diobrak-abrik. saya buat satu blog khusus untuk mencoba tampilan header baru seperti yang terlihat sekarang ini. Setelah fix, template yang sudah diubah tadi saya simpan sampai akhirnya tahun 2009-pun datang.

Inilah satu-satunya perubahan tampilan yang saya lakukan di tahun baru ini. Ya, hanya logo baru dan banner iklan header yang ukurannya menjadi super jumbo, 728x90 pixel! Sayangnya belum ada yang berminat mem-booking space tersebut. Jadi, setelah kontesnya Bang Zalukhu selesai kemungkinan space tersebut saya isi dengan banner-banner promosi program afiliasi yang saya ikuti. Gede banget, sayang kalau sampai dibiarkan kosong melompong atau hanya dipasangi banner "Pasang iklan di sini!".

Btw, koq logonya tidak dijadikan kontes? Mungkin ada di antara teman-teman yang bertanya begitu. Sebenarnya niat itu ada. Tapi sudah keduluan Bang Zalukhu, jadinya ya saya batalkan saja. Apalagi saya keburu ditodong untuk jadi donatur di kontes dia. Hahaha... Tidak, tidak, saya hanya bercanda koq. Saya memang sengaja tidak membuat kontes. Kenapa? Saya takut diprotes seperti KapanLagi.com kalau sampai pengumumannya telat. Kalau semua blogger bilang saya scammer, walah bisa tamat deh karir saya di blogosphere. :))

Jangan serius membaca posting ini. Saya hanya bercanda lho. Poin yang serius cuma ini: EkoNurhuda.com kini memiliki logo baru dengan header baru pula. Itu saja. :)) Btw, SELAMAT TAHUN BARU 2009..!

Selasa, 30 Desember 2008

Catatan Akhir Tahun (3)

- Hallo sobat gh54hss574, Pada post kali ini yang berjudul , saya telah menyediakannya dengan susah payah. mudah-mudahan isi postingan yang saya bikin ini dapat anda pahami. okelah, ini postingannya.

Tittle : Catatan Akhir Tahun (3)
Link Tittle : Catatan Akhir Tahun (3)

lihat juga


Sebagai blogger, saya terlalu sering berkutat dengan hal-hal sepele yang tidak berpengaruh besar pada kemampuan blogging. Contohnya terlalu sering gonta-ganti template. Berbagai macam dan model template bolak-balik saya coba hampir setiap bulan. Memang sih niatnya untuk mencari mana yang paling enak dipandang serta paling cepat loadingnya. Tapi kegiatan sepele seperti itu juga memakan waktu kan? Maka, setelah akhirnya menemukan template simpel namun elegan seperti yang sekarang dipakai, rasanya saya tidak ingin ganti-ganti template lagi deh.

Selain itu, sebagai blogger saya juga sangat abai dengan hal-hal teknis seperti trafik, pagerank, Alexa rank, popularitas di Technorati, dan lain-lain. Saya hanya tahu menulis, menulis, dan menulis saja. Prinsip saya waktu itu, kalau tulisan kita bagus tentu akan banyak didatangi orang. Itu artinya trafik banyak, popularitas naik, dan kemudian berimbas pada rangking-rangkingan. Tapi rupanya saya tidak sadar kalau tulisan saya belumlah bagus. Jadinya ya trafik terus sepi deh. Sampai bulan Juli 2008 trafik blog ini tidak pernah menyentuh angka 100/hari. Sepi banget kan?

Belajar Menembak Keyword

Orang pertama yang mengomentari sepinya blog saya adalah Bang Zalukhu. Rupanya waktu itu Bang Zalukhu diam-diam mengamati blog ini, yang dia bilang sebagai blog tanpa teknik SEO tapi bisa memperoleh PR tinggi. Kami lalu banyak ngobrol tentang cara-cara meningkatkan trafik blog. Dan mulai saat itulah saya diajarkan cara-cara menjaring pengunjung dari mesin pencari dengan teknik "nembak keyword". Karena penasaran dengan hasilnya, saya lalu coba-coba membuat satu posting khusus untuk nembak keyword. Sialan, ternyata keyword yang saya tembak salah! Waktu itu sedang ramai-ramainya film Batman terbaru yang berjudul The Dark Knight. Maksud saya sih mengincar keyword itu, tapi malah salah tulis jadi "The Dark Night". Walah..!

Gagal dengan percobaan pertama, saya jadi sedikit putus asa. Tapi kemudian saya coba lagi dengan posting kedua. Kebetulan waktu itu Bang Zalukhu mengadakan kontes menulis review. Yang harus direview adalah blog-blog yang pernah direview Bang Zalukhu di blognya. Saya ikut kontes itu dan memilih blognya Nenad. Niatnya sih mau menembak keyword "kursus bahasa Inggris". Postingpun dibuat dan saya beri judul "Kursus Bahasa Inggris di NenadMohamed.com", lalu saya submit ke berbagai social bookmarking. Hasilnya? Waktu saya cek di Google posting tersebut tidak juga nongol sampai halaman ke-10. Capek deh...!

Akhirnya Bang Zalukhu memberi contoh posting untuk menembak keyword yang sengaja ia posting di blog ini. Posting itu tentang pemenang Indonesian Idol 2008 yang memang sedang hangat-hangatnya. Dan posting itulah yang membuka mata saya tentang betapa pentingnya menembak keyword karena sejak ada posting itu trafik blog ini bisa menembus angka 150 hit/hari. Tapi menembak keyword bukan asal tembak lho. Kita juga mesti memperhatikan etika dalam menembak keyword agar tidak dianggap menyesatkan pencari informasi. Inilah prinsip yang saya pegang dalam menembak keyword.

Setelah mempelajari posting pemenang Indonesian idol 2008 itu saya kemudian mencoba nembak keyword lagi. Kebetulan tidak lama setelah itu ada pengumuman pemenang Putri Indonesia 2008. Hanya berselang sesaat setelah siaran acara itu selesai, saya langsung menulis posting tentang pemenang pemilihan tersebut. Hasilnya? Pagi harinya saat saya cek di Google posting itu bertengger di peringkat satu! Ah, akhirnya bisa juga saya menembak keyword! Sejak itu makin rajinlah saya menembak keyword meskipun tidak pula terlalu sering.

Penutup
Sebenarnya masih ada banyak cerita yang ingin saya bagi ke teman-teman. Tapi rasanya tidak akan cukup halaman blog ini kalau mau menceritakan semuanya. Jadi, saya cukupkan sampai di sini saja rangkaian posting "Catatan Akhir Tahun" ini. Oya, saya juga ingin menyampaikan rasa terima kasih yang amat dalam bagi teman-teman yang telah berjasa membantu saya selama mengelola blog ini. Mereka itu adalah:

  1. Cosa Aranda, sebagai inspirator saya pada awal memulai blog.

  2. Isnaini, tempat saya mencari template gratisan dulu.

  3. Medhy Aginta Hidayat, yang banyak mempengaruhi blogging style saya di awal-awal dulu.

  4. Indra Diky, tempat saya belajar paid review.

  5. Kang Bawor, blogger yang pertama kali mau (sedikit) akrab dengan saya.

  6. dr. Asri Tadda, yang pernah mengajari saya cara menghilangkan navbar blog.

  7. Om Agus Ramadhani, yang membantu proses custom domain blog ini.

  8. Bang Zalukhu, yang sudah mengajari cara-cara meningkatkan trafik dan juga ilmu lainnya.

  9. Mas Gege, sebagai komentator pertama (9 Januari 2008).

  10. 39 teman yang bersedia berlangganan via RSS Feed.

  11. 140 teman yang bersedia mem-follow saya di Twitter.

  12. Dan semua teman yang telah setia berkunjung selama ini.



Akhirnya, selamat tahun baru bagi Anda semua!

Minggu, 28 Desember 2008

Catatan Akhir Tahun (2)

- Hallo sobat gh54hss574, Pada post kali ini yang berjudul , saya telah menyediakannya dengan susah payah. mudah-mudahan isi postingan yang saya bikin ini dapat anda pahami. okelah, ini postingannya.

Tittle : Catatan Akhir Tahun (2)
Link Tittle : Catatan Akhir Tahun (2)

lihat juga


Setelah menggunakan nama domain sendiri dan memperoleh pagerank 4, saya semakin pede sebagai blogger. Pede di sini bukan berarti saya sok hebat lho. Apa yang saya rasakan setelah itu adalah bahwa saya yakin saya bisa menjadi seorang blogger, dan saya semakin bulat tekad untuk bisa hidup dengan penghasilan dari blog seperti yang dilakukan Liew Cheon Fong ataupun Mas Duto. Meskipun niatan ini bakal menemui banyak sekali hambatan di masa mendatang, saya rasa semua itu hanyalah tantangan yang mesti ditaklukkan. Wuih, kepedean gak sih? :)

Nah, dengan maksud memperbanyak sumber penghasilan maka saya membuat blog baru lagi. Kebetulan waktu itu Piala Eropa 2008 semakin dekat, maka sayapun membuat sebuah blog bola yang diberi nama Bolanisti. Karena konsep awalnya tidak jelas plus kurang matang, saya terjebak menjadikan blog tersebut sebagai situs berita bola. Bagaimana tidak? Lha wong isinya cuma posting tentang prediksi dan laporan hasil pertandingan saja koq. Saya lalu jadi jenuh. Dan tidak sampai dua bulan kemudian Bolanisti.com saya parkir di NameDrive.

Ebook Pertama yang Bikin Kisruh

Sejak awal mula ngeblog saya sudah punya rencana untuk menulis ebook. Hal ini didorong oleh begitu terbatasnya ebook berbahasa Indonesia yang membahas mengenai blog, blogging, dan juga make money blogging. Tema pertama yang ingin saya angkat adalah tentang SponsoredReviews. Saya ingin membuat satu ebook panduan tentang program ini. Namun draft yang sudah saya tulis sejak Januari 2008 tidak kunjung bisa terselesaikan. Saya malah asyik menggarap ebook panduan custom domain Blogger. Ada dua alasan kenapa saya menulis ebook tersebut. Sayangnya alasan kedua bisa jadi menyinggung perasaan seseorang yang telah sangat berjasa pada saya, jadi cukup alasan pertama saja yang saya kemukakan.

Alasannya adalah: waktu itu saya baru saja sukses melakukan custom domain. Kesuksesan tersebut saya tulis dalam sebuah posting yang ternyata mendorong beberapa blogger lain untuk turut meng-custom domain blognya. Sejumlah email berisi permintaan memandu langkah demi langkah melakukan custom domain saya terima setiap hari. So, daripada repot menjawab semua email tersebut, saya tulis saja panduannya dalam bentuk ebook. Jadilah ebook "Panduan Custom Domain Blogger" yang saya bagikan gratis. Eh, pada waktu launching saya melakukan kesalahan yang membuat seseorang tersinggung dengan pernyataan saya di posting tentang ebook tersebut.

Kesalahan itu saya perparah dengan kesalahan kedua: terlalu emosional menanggapi ketersinggungan si orang tadi. Alhasil, komentar di posting tersebut hanya berisi saling kecam saja. Untung saja ada Mas Ipung yang memberi komentar menyejukkan sehingga saya bisa rileks. Dengan sangat menyesal saya meminta maaf pada pihak-pihak yang telah saya ajak "bertengkar". Alhamdulillah, merekapun memaafkan saya dan hubungan kami tidak ada masalah sampai sekarang. Thanks a bunch, Mas Ipung. Kalau saja tidak ada komentar Mas Ipung, bisa-bisa sampai sekarang saya tidak akan pernah berhubungan dengan orang-orang luar biasa itu. :D

Ebook Kedua yang Membuat Serba Salah

Setelah melihat sambutan terhadap ebook "Panduan Custom Domain Blogger", saya kembali bersemangat untuk menggarap ebook panduan SponsoredReviews yang sudah terlantar selama beberapa bulan. Karena sangat bersemangat, ebook tersebut berhasil saya selesaikan dalam waktu sekitar 2 minggu saja. Waktu 2 minggu itu sudah termasuk untuk pencarian bahan seperti referensi dan screenshot, juga penulisan naskahnya. Dan yang mengherankan bisa selesai juga. Saya sendiri tidak percaya bagaimana bisa saya selesaikan ebook tersebut secepat itu. Padahal sampai sekarang saya susah sekali kalau disuruh menyelesaikan tugas dari kampus (yang jauh lebih sedikit halamannya).

Begitu selesai, ebook yang saya beri judul "Panduan SponsoredReviews untuk Pemula" itu juga saya launching di blog ini. Tidak mau kejadian seperti saat launching ebook pertama terulang, saya hanya menulis pendek saja sebagai pengantar launching ebook yang kedua. Alhamdulillah, sambutan teman-teman terhadap ebook tersebut cukup menggembirakan. Berdasarkan catatan Ziddu, ebook tersebut sudah di-download sebanyak 626 kali sampai terakhir kali saya cek (saat menulis posting ini). Ini baru catatan saya. Saya yakin jumlahnya lebih banyak lagi karena beberapa teman seperti Mas Ronggo, Ades Hendra, Dunia Download, dan bahkan Pakdhe Sumintar juga turut menyebarkan ebook ini.

Beberapa bulan setelah ebook "Panduan SponsoredReviews untuk Pemula" tersebar, terjadi hal yang tidak saya harapkan. Apa itu? Saya (lagi-lagi) dianggap sebagai jagonya paid review, terutama SponsoredReviews. Walah, apalagi ini? Ukurannya apa koq saya sampai dibilang master paid review? Kalau diukur dari penghasilan, jelas penghasilan saya masih kalah jauh dari para master paid review yang sesungguhnya seperti Mas Toni Jauhari, Mas Sandy, Mas Windra, ataupun Bro Indra Diky. Lha wong penghasilan saya masih berkutat di angka 3 digit dan belum pernah menyentuh 4 digit koq. Kalau cuma gara-gara menulis ebook lantas saya dibilang master, bisa-bisa saya tidak pernah mau menulis ebook lagi deh.

Waktu saya ceritakan kerisauan ini pada Bang Zalukhu, dia malah bilang "Nikmati saja". Walah, orang saya itu paling tidak senang dengan popularitas dan hal-hal berbau glamor koq disuruh menikmati? Kalau memang saya suka dengan ketenaran, mungkin sudah sejak dulu saya ikutan casting sinetron atau audisi Indonesian Idol. Hehehe...

Sudah habis ceritanya? Belum. Saya masih menyimpan bagian ketiga yang akan menjadi posting penutup di tahun 2008 ini. So, tetap datang lagi ya.

Jumat, 26 Desember 2008

Catatan Akhir Tahun (1)

- Hallo sobat gh54hss574, Pada post kali ini yang berjudul , saya telah menyediakannya dengan susah payah. mudah-mudahan isi postingan yang saya bikin ini dapat anda pahami. okelah, ini postingannya.

Tittle : Catatan Akhir Tahun (1)
Link Tittle : Catatan Akhir Tahun (1)

lihat juga


Hanya tinggal 4 hari lagi tahun 2008 akan segera berakhir. Tanpa terasa ternyata sudah setahun umur blog ini. Kebetulan sekali saya membuat blog ini pada tanggal 1 Januari 2008, jadi setiap tahun baru bertambahlah usia blog ini. Setahun mungkin belum terhitung lama, tapi sudah begitu banyak cerita yang dihadirkan blog ini untuk saya. Cerita yang tentunya akan jadi kenangan manis bagi saya. Kenangan-kenangan manis itulah yang akan saya bagikan pada teman-teman sebagai posting penutup di tahun 2008 ini.

Proses pembuatan blog ini boleh dibilang cuma iseng semata. Sebagian faktor lain adalah karena latah alias ikut-ikutan. Akibatnya, saya ngeblog hanya sekedar ngeblog saja. Tanpa konsep, tanpa perencanaan, dan tanpa target apapun. Di tengah perjalanan barulah saya mengerti kalau ternyata blog bisa dijadikan sebagai sarana mengais rejeki sekaligus menjalin persahabatan dengan sesama blogger di seluruh Indonesia. Maka jadilah EkoNurhuda.com seperti yang sekarang ini.

Sejarah Eko Nurhuda dot com

Cerita pembuatan blog ini berawal dari bulan Agustus 2007. Waktu itu saya punya blog yang beralamat di www.eko-sudjarwo.blogspot.com. Blog ini saya niatkan sebagai blog pribadi tempat saya menuliskan catatan-catatan pribadi dan akan saya jadikan sarana berkenalan dengan sesama blogger lainnya. Suatu hari saya iseng mendaftarkan blog tersebut di Blogsvertise dan SponsoredReviews. Di luar dugaan saya koq ternyata diterima, terus beberapa waktu kemudian malah dapat job. Ya sudah, mau tidak mau saya isi juga blog tersebut dengan review berbahasa Inggris. Dipikir-pikir, akhirnya saya malah menjadikan blog tersebut sebagai blog berbahasa Inggris biar tidak campur-campur bahasanya.

Pergantian bahasa tersebut mulanya tidak saya ambil pusing. Tapi lama-lama koq ada rasa tidak enak sama teman-teman yang blognya saya kunjungi. Kenapa tidak enak? Karena saya terkesan hanya mencari trafik. Lha wong blog berbahasa Inggris koq mainnya ke blog berbahasa Indonesia? Ya sudah, daripada ribet saya buat saja satu blog lagi tepat di malam 1 Januari 2008. Blog tersebut beralamat di www.eko-nurhuda.blogspot.com dan saya beri titel "Segalanya tentang SponsoredReviews". Sok banget deh pokoknya, padahal waktu itu saya juga baru tahu SponsoredReviews. Hahaha...

Sesuai dengan titelnya, posting-posting blog itu menceritakan pengalaman-pengalaman saya selama menjalankan program SponsoredReviews. Mulai dari cerita mendapat payment pertama, mendapat job seharga $10/review untuk pertama kali, pengalaman songong memperoleh $12.68 hanya dalam waktu 1 jam dengan menulis beberapa review, sampai obral penghasilan di bulan pertama ngeblog. Pokoknya lucu deh kalau saya membaca-baca posting-posting lama itu. Buntut dari menulis posting-posting tentang SponsoredReviews, saya malah dianggap jagonya program paid review. Duh Gusti, koq jadi begini sih? Akhirnya karena tidak tahan menerima bejibun email yang masuk tiap hari menanyakan tentang SponsoredReviews, sayapun mengubah titel menjadi seperti yang sekarang.

Custom Domain & Pagerank 4

Seiring berjalannya waktu, saya jadi belajar banyak tentang paid review dan program online earning lainnya. Dari sana saya tahu kalau blog dengan nama domain sendiri lebih mudah dapat job ketimbang yang masih pakai embel-embel blogspot. Maka sayapun membeli nama domain tepat di Hari Valentine, 14 Februari 2008. Karena saya penggemar berat Cosa Aranda, saat membeli nama domain saya tidak mau neko-neko dan langsung memilih EkoNurhuda.com. Mulanya sempat was-was tidak dapat karena nama saya sangat pasaran sekali. Tapi untunglah nama domain ini berhasil saya dapatkan.

Atas dasar penghematan, saya hanya melakukan custom domain untuk blog ini. Jadi saya cukup membeli nama domain dan hostingnya boleh tetap numpang di Blogger. Lumayan. Biarpun cuma numpang, tapi kan numpangnya sama Blogger yang sudah terbukti keamanannya. Proses peng-custom domain-an blog ini dibantu 100% oleh Om Agus. Sebelumnya saya sudah diberi arahan sama Oom, tapi entah kenapa koq tidak bisa-bisa. Ujung-ujungnya Oom sendiri yang login ke akun Blogger, control panel domain dan DNS Park saya untuk melakukan pengaturan DNS setting. Dan custom domain sukses dilakukan tepat pada tanggal 25 Februari 2008. Thank you so much, Om.

Tidak seperti harapan saya, ternyata dengan memakai nama domain sendiri tidak serta-merta membuat blog saya kebanjiran job paid review. Saya malah mesti mendaftar ulang karena oleh sistem situs-situs paid review dianggap sebagai blog baru. Akibatnya penghasilan saya jeblok, turun menjadi lebih dari separuh penghasilan di bulan Januari 2008. Bulan Maret makin jeblok lagi yang membuat saya tidak pernah lagi mengekspose penghasilan setiap bulan. Tapi efek lainnya, saya dapat dengan mudah membangun branding. Nama domain yang simpel dan sama persis dengan nama membuat saya lebih mudah memperkenalkan blog ini di manapun dan kapanpun saya sempat. Mulai dari blogwalking, chatting, di forum-forum, sampai di akhir artikel yang saya kirim ke situs-situs artikel directory.

Berkah lain yang saya terima dari mulai digunakannya nama domain sendiri adalah pemberian pagerank 4 oleh Google. Ya, siapapun boleh tidak percaya kalau blog baru yang sepi pengunjung seperti EkoNurhuda.com ini bisa memperoleh pagerank 4 hanya dalam waktu 2.5 bulan saja. Meskipun kemudian turun menjadi pagerank 3, namun pencapaian tersebut benar-benar pengalaman yang sangat luar biasa bagi saya. Sejak itu pula saya sadar bahwa tidak ada hal yang tidak mungkin kalau kita mau bersungguh-sungguh. Eits, nyambung gak sih statement-nya? Hehehe...

Itu saja untuk bagian pertama. Tunggu cerita-cerita lainnya di bagian kedua nanti ya...

Senin, 22 Desember 2008

Buy My Stupid eBook!!!

- Hallo sobat gh54hss574, Pada post kali ini yang berjudul , saya telah menyediakannya dengan susah payah. mudah-mudahan isi postingan yang saya bikin ini dapat anda pahami. okelah, ini postingannya.

Tittle : Buy My Stupid eBook!!!
Link Tittle : Buy My Stupid eBook!!!

lihat juga


Maraknya penjual ebook-ebook panduan cepat kaya di internet rupanya tidak hanya meresahkan pengguna internet di Indonesia saja. Seorang webmaster bule yang menyembunyikan identitasnya ternyata juga muak dengan maraknya penjual ebook-ebook seperti ini. Namun ia kreatif dalam meluapkan kemuakannya. Dengan cerdas ia membuat sebuah sales page parodi yang diberi nama Buy My Stupid Ebook. Namanya juga parodi, maka isi sales page tersebut ya sindiran untuk situs-situs penjual mimpi.



Sebagaimana umumnya sales page, di halaman situs BuyMyStupidEbook.com Anda juga bakal disuguhi tawaran ebook 'ajaib' yang akan mengajari cara-cara rahasia mencari uang di internet dengan cepat dan mudah. Bedanya, membaca sales page Buy My Stupid Ebook akan membuat Anda tertawa terbahak-bahak. Selain bahasanya yang konyol, situs ini juga banyak mengangkat hal-hal tidak masuk akal yang sering disajikan situs-situs penjual mimpi. Misalnya saja, sebagai bukti banyaknya uang yang diperoleh dari menjalankan 'program rahasia' di ebook yang ditawarkan, pemilik situs ini memuat peta Australia. Ya, ia berkata kalau ia sanggup membeli benua Australia dari hasil menjalankan 'program rahasia'-nya itu. What a funny!

Terinspirasi oleh Buy My Stupid Ebook, seorang webmaster lokal membuat situs EbookSampah.co.cc. Kalau boleh saya bilang, Ebook Sampah merupakan terjemahan dari Buy My Stupid Ebook. Soalnya isi kedua situs tersebut nyaris sama, hanya saja pendekatan lokalnya lebih terasa dilakukan oleh Ebook Sampah karena situs ini berbahasa Indonesia dan memparodikan sales page Indonesia. Tak kalah lucu dari Buy My Stupid Ebook pokoknya. Dan, sama seperti admin Buy My Stupid Ebook, admin Ebook Sampah juga menyembunyikan identitasnya. Meski begitu ia masih bisa dikontak via email yang ada di halaman About-nya.



Luar biasa! Saya harap para penjual ebook-ebook cara cepat kaya yang banyak bergentayangan di internet membaca dua situs parodi ini. Kalau mereka juga tertawa membacanya, maka dengan tidak sadar mereka mengakui isi sales page mereka hanyalah rekayasa belaka. Asal catut blog orang untuk testimoni misalnya. Hehehe... Tapi kalau mereka marah dan tersinggung, itu tandanya mereka memang benar-benar menjual ebook dodol yang masuk kategori sampah! Nah, lho! Pilihannya tidak ada yang enak kan? Hihihi...

Penasaran seperti apa lucunya situs Buy My Stupid Ebook dan Ebook Sampah? Segera saja kunjungi kedua situs tersebut, dan bersiap-siaplah tertawa sampai sakit perut!

NB: Selamat Hari Ibu untuk ibu-ibu blogger yang saya kagumi: Mbak Nitta Prasetya (Nittap), Mbak Dyane Dorothy Aurora (Rora), Mbak Julia Guerre (Ibu Jempol), Mbak Maya (River Maya), Mbak Nisa Fadila Qorina (Deeonyssa), dan ibu-ibu yang ngeblog lainnya.