Rabu, 19 November 2008

Ketika SponsoredReviews Terimbas Krisis Global

- Hallo sobat gh54hss574, Pada post kali ini yang berjudul , saya telah menyediakannya dengan susah payah. mudah-mudahan isi postingan yang saya bikin ini dapat anda pahami. okelah, ini postingannya.

Tittle : Ketika SponsoredReviews Terimbas Krisis Global
Link Tittle : Ketika SponsoredReviews Terimbas Krisis Global

lihat juga


Judulnya koq agak gimanaaa gitu ya? Hehehe... Tapi Anda yang biasa main di SponsoredReviews tentunya juga mengalami seperti apa yang akan saya tuangkan berikut ini. Jangan protes dulu lalu bilang "Ah, semua kan memang terkena imbas krisis!". Apa yang akan saya sampaikan adalah tentang sebuah "perubahan kecil" yang dilakukan oleh SponsoredReviews, salah satu broker paid review andalan saya. Bukan cuma perubahan lay out atau tampilan situs, namun berhubungan dengan sistem bidding.

Anda mulai penasaran apa yang saya maksud? Oke, let's get it started!

Kalau Anda perhatikan, ada satu perubahan mendasar yang dibuat SponsoredReviews di halaman bidding. Apa itu? Cara advertiser menentukan harga review. Entah sejak kapan perubahan itu terjadi, namun cara penentuan harga sudah berubah. Bila sebelumnya harga paling kecil adalah $5/review dan kita dapat bersih $3.25, maka sekarang tidak ada lagi harga minimal itu. Untuk lebih jelasnya, coba Anda perhatikan gambar-gambar berikut ini.



Anta tahu bedanya? Ya, sangat jelas sekali! Dulu, setiap opportunity dihargai minimal $5. Kalau advertiser tidak mau membayar lebih dari $5, maka range harganya akan tertulis $5 - $5 atau keterangan yang tertulis "This advertiser is accepting bids between $5 - $5". Kalau advertiser memberikan harga antara $5 sampai dengan $50, maka yang tertulis adalah $5 - $50. Artinya, berapapun batas atas yang ditentukan oleh advertiser kita sebagai blogger dapat mengantongi setidaknya $3.25/review dari harga minimal yang diberikan ($5).

Sekarang? Hal ini telah berubah. Lihat saja bagaimana cara SponsoredReviews memberikan keterangan tentang harga yang boleh kita ajukan. Jika misalnya advertiser tidak mau membayar lebih dari $5, maka kalimatnya sekarang tertulis "This advertiser is accepting bids up to $5". Anda paham maksudnya? Tahu bedanya dengan sistem yang terdahulu? Kalau Anda belum paham apa bedanya, ketahuilah bahwa dengan sistem yang sekarang Anda "dipaksa" untuk mengajukan harga serendah-rendahnya agar dapat memperoleh job. Dulu, serendah-rendahnya harga sebuah review tidak akan pernah kurang dari $5. Sekarang Anda bahkan bisa mengajukan tawaran ke advertiser dengan nilai $0.5/review atau bahkan lebih rendah lagi.

Well, jujur harus saya katakan bahwa sistem bidding yang sekarang lebih menguntungkan advertiser. Namun saya bisa maklum koq. Bukannya sekarang Amerika Serikat sedang dihantam krisis hebat? Jadi tidak mengherankan kalau banyak perusahaan (termasuk pebisnis online) memangkas banyak biaya supaya dapat tetap eksis, salah satunya adalah dengan mengurangi biaya promosi. SponsoredReviews sebagai agen promosi online tampaknya membaca gejala ini, dan situs ini tidak mau kehilangan sumber income. Tahu bahwa advertiser-lah yang membuat bisnisnya terus berjalan, SponsoredReviews kemudian membuat perubahan yang sangat menguntungkan advertiser.

Bagaimana kita harus menyikapi hal ini? Terserah Anda. Yang jelas kita harus pintar-pintar melihat budget advertiser. Kalau advertiser hanya mau membayar tak lebih dari $5, Anda harus rela mengajukan tawaran lebih rendah dari itu agar dapat terus memperoleh job. Dan bersiap-siaplah. Suatu saat kita mungkin baru dapat menerima job review setelah menawar seharga $1 atau bahkan lebih rendah lagi! Wow..!

Perubahan ini membuat rencana saya untuk merevisi ebook SponsoredReviews jadi semakin bulat. Oya, kontes testimoni dan tips yang saya adakan dalam rangka persiapan revisi ebook tersebut juga masih berlaku lho. Ikutan ya?


Sabtu, 15 November 2008

Downgrade Akun PayPal? Jangan, Ah!

- Hallo sobat gh54hss574, Pada post kali ini yang berjudul , saya telah menyediakannya dengan susah payah. mudah-mudahan isi postingan yang saya bikin ini dapat anda pahami. okelah, ini postingannya.

Tittle : Downgrade Akun PayPal? Jangan, Ah!
Link Tittle : Downgrade Akun PayPal? Jangan, Ah!

lihat juga


Saya keliru ketika kemarin mengatakan “tidak mungkin balik lagi ke akun Personal”. Mas Jerry langsung mengkoreksi perkataan saya di kolom komentar. Dan ternyata kita bisa koq melakukan downgrade alias balik lagi ke jenis akun sebelumnya. Dalam kasus ini dari akun Premier atau Business ke Personal. Caranya? Gampang sekali. Cukup masuk ke halaman Help dan kontak customer service atau bagian support PayPal dan bilang kalau kita berniat downgrade.

Hanya saja, seperti saya bilang di posting sebelumnya, kalau Anda memang serius ingin mencari duit di internet rasanya tidak perlu melakukan downgrade. Kenapa? Menggunakan akun Premier PayPal boleh dibilang merupakan syarat untuk serius dalam make money blogging/online money making. Anda tanya kenapa lagi? Ada banyak alasan, dan yang jelas dengan menggunakan akun Personal akan membuat Anda menerima banyak pembatasan (limitation/limit). Contohnya?

Dengan akun Personal, Anda akan dibatasi untuk menerima pembayaran dari kartu kredit/debit, baik jumlah pembayarannya maupun jumlah total uang yang dibayarkan. Ini tentu akan sangat merepotkan jika Anda berniat menjual sesuatu baik di blog, situs ataupun melalui eBay. Jika akun Personal Anda menerima pembayaran dari kartu kredit/debit, maka PayPal memberikan beberapa opsi:

(1) Menerima pembayaran dan dikenai sejumlah fee. Besar fee dapat dilihat dengan mengklik link “Fee” di bagian footer setiap halaman PayPal.
(2) Menerima pembayaran tersebut sekaligus meng-upgrade akun menjadi Premier atau Business.
(3) Menolak Pembayaran tersebut.

Tidak itu saja. Anda juga akan dikenai batasan dalam menerima segala jenis pembayaran dari eBay atau tombol-tombol pembayaran PayPal seperti tombol “buy now”, PayPal shopping chart, maupun subscription payment. PayPal bahkan memberlakukan pembatasan transaksi dengan limit sebesar $500 untuk pemegang akun di Amerika Serikat, Kanada, dan Britania Raya (Inggris, Wales, Skotlandia). Saya belum tahu apakah pembatasan ini juga berlaku untuk pemegang akun PayPal di luar ketiga kawasan tersebut. Kalau ada yang sudah tahu tolong bagi-bagi informasinya ya?

Satu hal penting yang harus dicatat adalah, Anda hanya dapat melakukan downgrade sekali saja selama menjadi member PayPal. Bila kemudian Anda meng- upgrade akun lagi setelah melakukan downgrade, maka akun Anda tidak dapat di-downgrade lagi. Bingung? Coba saya buat mudah.

Contohnya saya saja. Dulu saat pertama kali mendaftar saya memilih akun Personal. Namun karena iseng lantas saya upgrade menjadi Premier. Nah, misalnya saya melakukan downgrade dan balik lagi ke akun Personal, PayPal akan mengijinkannya. Namun ketika suatu saat saya berubah pikiran dan meng-upgrade akun saya menjadi Premier kembali, maka saya tidak akan bisa lagi melakukan downgrade (balik lagi menggunakan akun Personal) selamanya. Artinya, saya hanya bisa meng-upgrade ke akun Business atau tetap memakai akun Premier seterusnya.

Bagaimana? Anda yang pernah berniat men-downgrade akun Premier menjadi Personal seperti saya sepertinya harus pikir-pikir panjang lagi deh. Utamanya bila Anda ingin serius mencari duit di internet dengan berjualan produk.

Itu saja. Semoga bermanfaat!.

Kamis, 13 November 2008

Akun Personal, Premier, atau Business?

- Hallo sobat gh54hss574, Pada post kali ini yang berjudul , saya telah menyediakannya dengan susah payah. mudah-mudahan isi postingan yang saya bikin ini dapat anda pahami. okelah, ini postingannya.

Tittle : Akun Personal, Premier, atau Business?
Link Tittle : Akun Personal, Premier, atau Business?

lihat juga


Anda pernah menerima email dari PayPal yang berisi tawaran untuk meng-upgrade akun? Setiap pemegang akun PayPal pasti pernah menerimanya. Email seperti itulah yang beberapa bulan lalu menggoda saya untuk meng-upgrade akun dari Personal menjadi Premier. Seperti yang saya bilang di posting sebelumnya, alasan saya waktu itu hanya ingin tahu apa sih perbedaan akun Personal dengan Premier. Ternyata…

Haruskah kita meng-upgrade akun dari Personal menjadi Premier atau Business? Sebelum menjawab pertanyaan tersebut Anda terlebih dulu harus menjawab pertanyaan yang ini: “Untuk apakah Anda memiliki akun PayPal?” Setelah menentukan tujuan dari kepemilikan akun PayPal, barulah kita dapat mempertimbangkan untuk meng-upgrade akun atau tidak. Daripada menyesal di kemudian hari, bukankah lebih baik dipikir-pikir dulu sekarang?

Btw, apa sih perbedaan antara akun Personal, Premier atau Business? Banyak. Dan yang jelas masing-masing jenis akun memiliki kelebihan dan kekurangan, semuanya tergantung pada tujuan awal Anda menggunakan PayPal. Secara garis besar, berikut saya sajikan kelebihan dan kekurangan masing-masing jenis akun PayPal. Eh, tapi ini hanya yang Personal sama Premiere saja lho, soalnya yang Business saya juga masih belum tahu. Kalau ada di antara teman-teman yang paham mengenai masalah ini silakan tambahkan di kolom komentar. Atau rasanya bakal lebih baik kalau dituliskan dalam satu artikel dan saya posting di blog ini sebagai guest blogger.

Btw, silakan disimak kelebihan dan kekurangan akun Personal dan Premier di bawah ini jika Anda sedang mempertimbangkan untuk meng-upgrade akun.

Akun Personal
Plus: Anda tidak dikenai biaya sepeserpun saat menerima uang dari manapun.
Minus: Anda akan dikenai biaya saat menerima pembayaran dari kartu kredit atau kartu debit, dan itupun dibatasi. Di mana Anda hanya boleh menerima pembayaran dari kartu kredit/debit sebanyak 5 kali dalam waktu setahun. Plus, Anda juga dibatasi hanya boleh menerima pembayaran sejumlah total $500/bulan dari eBay, tool pembayaran PayPal (Buy Now, shopping chart, dll).
Kesimpulan: akun Personal tidak cocok bagi Anda yang hendak menjalankan bisnis online. Ingat, saya bilang bisnis online lho! Bedakan dengan program online earning seperti paid review atau text link ads. Tapi kalau hanya untuk menerima bonus atau komisi dari program-program online earning yang nilainya belum seberapa, rasanya akun Personal sudah cukup bagi Anda.

Akun Premier
Plus: Anda dapat melakukan penarikan dana tanpa batas. Anda juga dapat menerima pembayaran dari kartu kredit/debit tanpa batas dengan biaya jauh lebih kecil dibandingkan biaya yang dikenakan pada akun Personal.
Minus: Anda akan dikenai potongan saat menerima uang dari manapun.
Kesimpulan: Akun Premier sangat cocok bagi Anda yang menjalankan bisnis online dan sering melakukan transaksi penerimaan uang dalam jumlah besar dari kartu kredit/debit.

Bagaimana? Rasanya sudah cukup jelas ya perbedaan antara akun Personal dan Premier/Business. Kuncinya, kalau Anda sering menerima pembayaran dengan kartu kredit/debit dan dalam jumlah besar, segeralah upgrade akun PayPal Anda menjadi Premier atau Business sekalian. Tapi kalau hanya untuk menerima uang yang jumlahnya tidak terlalu besar plus jarang-jarang, akun Personal lebih dari cukup koq. Mudah, bukan?

Akhirnya, mudah-mudahan artikel sederhana ini dapat membantu Anda dalam mengambil keputusan untuk meng-upgrade atau tetap memakai akun Personal. Bagi Anda yang sudah lebih dulu paham, bagi-bagi ilmunya dong...

Selasa, 11 November 2008

Koq Uang Saya Dipotong?

- Hallo sobat gh54hss574, Pada post kali ini yang berjudul , saya telah menyediakannya dengan susah payah. mudah-mudahan isi postingan yang saya bikin ini dapat anda pahami. okelah, ini postingannya.

Tittle : Koq Uang Saya Dipotong?
Link Tittle : Koq Uang Saya Dipotong?

lihat juga


Sebagai pemilik akun PayPal, saya tahu kalau PayPal menyediakan 3 jenis akun: Personal, Premier, dan Business. Tapi, jujur saja, pada waktu pertama kali mendaftar dulu saya tidak paham apa perbedaan antara ketiga jenis akun tersebut. Saat membuat akun PayPal, saya memilih akun Personal karena mengikuti saran beberapa master, di antaranya tentu saja termasuk Mas Cosa Aranda.

Beberapa bulan kemudian saya memutuskan untuk meng-upgrade akun PayPal menjadi Premier. Alasan saya meng-upgrade akun pada waktu itu semata-mata karena ingin tahu perbedaan antara akun Personal dan Premier. Gak penting banget kan? Hehehe… Akibatnya, ketika beberapa kali dikenai potongan saat menerima pembayaran saya jadi bingung. Koq uang saya dipotong? Apalagi potongannya lumayan besar bila dibandingkan dengan nominal uang yang saya terima.

Contohnya waktu saya menerima pembayaran space iklan di sidebar blog ini. Pemasang iklan membayar $9, namun nominal bersih yang saya terima hanyalah $8,39 karena ada potongan sebesar $0,61. Lalu ketika ada pemasang iklan yang mentransfer sebanyak $12, saya hanya menerima $11,29 karena dikenai potongan sebesar $0,71. Sialnya lagi, meskipun yang diterima kecil potongannya juga tetap ada. Saya pernah mengalami hal ini saat menerima transferan sebesar $3. Potongannya $0,40 sehingga saya hanya menerima bersih sebanyak $2,60.

Anda boleh bilang nilai potongan itu kecil, tapi lama-lama kan bisa menjadi bukit juga? Bayangkan kalau setiap hari Anda menerima kiriman uang, saya yakin total jumlah potongannya dalam sebulan cukup untuk membeli 2-3 domain PR3. Lumayan juga kan?

Nah, kembali ke pertanyaan tadi, kenapa koq uang saya dipotong pada saat menerima pembayaran lewat PayPal? Setelah googling dan membaca di sana-sini, termasuk juga mengulik aturan main di PayPal, saya baru mengerti kalau inilah konsekuensi dari upgrade akun yang saya lakukan dulu. Jadi, sebagai pemilik akun Premier saya akan dikenai potongan setiap menerima pembayaran. Berbeda dengan pemegang akun Personal yang tidak dikenai biaya sesenpun saat menerima dana dari manapun juga.

Menyesal? Sempat juga sih timbul rasa menyesal karena sudah meng-upgrade ke akun Premier. Tapi berhubung tidak mungkin balik lagi ke akun Personal, ya dinikmati sajalah! Toh, masing-masing akun memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Yang jelas, kalau memang ingin serius berburu dolar di internet, memiliki akun Premier di PayPal adalah sebuah keharusan. Anda tanya kenapa? Kita bahas lebih detil di posting selanjutnya saja ya? Soalnya kalau mau dibahas sekarang juga bakalan panjang sekali posting ini. Setuju..?

Semoga bermanfaat.

Jumat, 07 November 2008

Kekuatan Internet Menangkan Obama

- Hallo sobat gh54hss574, Pada post kali ini yang berjudul , saya telah menyediakannya dengan susah payah. mudah-mudahan isi postingan yang saya bikin ini dapat anda pahami. okelah, ini postingannya.

Tittle : Kekuatan Internet Menangkan Obama
Link Tittle : Kekuatan Internet Menangkan Obama

lihat juga


Barack Obama akhirnya terpilih sebagai Presiden Amerika Serikat periode 2008-2012. Meski sudah diprediksi banyak pengamat sebelumnya, kemenangan Obama tetap saja mengagetkan. Tidak tanggung-tanggung, Obama menang telak dengan perolehan 349 electoral vote (EV). John McCain yang jadi pesaing Obama hanya mampu mengumpulkan sebanyak 159 EV. Kemenangan ini menjadikan Barack Obama sebagai presiden kulit hitam pertama AS.

Apa kunci kemenangan Barack Obama? Anda yang mengaku blogger patut berbangga hati, karena ternyata internet berperan besar bagi kemenangan Obama. Ya, ampuhnya kekuatan internet mampu dimaksimalkan dengan baik oleh tim sukses Obama. Selain untuk mendekatkan capresnya pada calon pemilih, tim sukses Obama juga meraup banyak sekali dana kampanye lewat internet.

Memaksimalkan internet merupakan strategi cerdas yang dilakukan tim sukses Obama. Pasalnya, menurut data InternetWorldStats.com 218,3 juta penduduk AS adalah pengguna internet. Angka ini sama dengan 71,9% dari total populasi AS yang sebanyak 303,8 juta jiwa. Jangan lupa, internet adalah bagian penting bagi masyarakat AS. Dan menguasai internet memang terbukti menguntungkan Obama dan sangat mempengaruhi kemenangannya pada 4 November kemarin.

Banyak situs dibangun oleh tim sukses Obama, antara lain blog pribadi Obama yang beralamat di BarackObama.com. Khusus untuk penggalangan dana, dibuatlah ObamaDonations.com. Dari situs donasi tersebut Obama memang hanya memperoleh sumbangan sebesar $5/orang, tapi jumlah penyumbangnya jutaan. Jadi jangan heran kalau capres keturunan Kenya ini mampu mengungguli perolehan dana Hillary Clinton yang jauh lebih populer. Jangan heran pula kalau ia juga unggul atas John McCain yang jauh lebih senior dan berpengalaman.

Selain membuat situs sendiri, tim sukses Obama juga memanfaatkan situs jejaring sosial dengan membuat account di Facebook, MySpace, LinkedIn, Friendster, YouTube, dan Twitter. Kemunculan Obama di jejaring sosial boleh dibilang untuk merebut simpati kaum muda AS mengingat sebagian besar pengguna situs jejaring sosial adalah kaum muda. Kebetulan pula Obama masih tergolong muda, baru 47 tahun. Berbeda dengan McCain yang sudah uzur, 72 tahun, sehingga kurang diminati.

Obama memiliki lebih dari 1,7 juta teman di Facebook sampai akhir Oktober lalu, beberapa di antaranya orang Indonesia. Di MySpace Obama punya 510 ribu teman, dan di Twitter ia berhasil mengumpulkan 45 ribu pengikut. Melalui situs-situs jejaring sosial inilah tim sukses Obama menginformasikan segala kegiatan Obama selama masa kampanye. Terjalinlah komunikasi tanpa batas antara Obama dan pendukungnya. Hal ini menciptakan ikatan emosi yang lebih dalam lagi dan tentunya membuat pemilih semakin mantap memilih Barack Obama.

Kalau politisi Indonesia harus banyak belajar dari sikap gentle John McCain yang mengakui kekalahannya dan menyatakan siap membantu Obama dalam menjalankan roda pemerintahan, maka kita blogger Indonesia mesti belajar banyak tentang kekuatan internet. Di era digital ini internet memegang peranan vital. Menguasai internet sama dengan menguasai dunia. So, ayo kita terus belajar dan memperdalam pengetahuan seputar internet!

Semoga bermanfaat!

Senin, 03 November 2008

Payoneer vs VCC

- Hallo sobat gh54hss574, Pada post kali ini yang berjudul , saya telah menyediakannya dengan susah payah. mudah-mudahan isi postingan yang saya bikin ini dapat anda pahami. okelah, ini postingannya.

Tittle : Payoneer vs VCC
Link Tittle : Payoneer vs VCC

lihat juga


Masih banyak blogger pemegang account PayPal yang belum bisa melakukan verifikasi. Persoalannya rata-rata sama, mereka tidak mau membuat kartu kredit dengan berbagai alasan. Tapi mereka juga tidak mau account PayPal-nya terus-terusan unverified. Apa solusinya? Ada dua pilihan yang dapat diambil kalau tidak mau membuat kartu kredit. Pertama menggunakan kartu debit Payoneer, dan kedua menggunakan kartu kredit virtual alias virtual credit card (VCC).

Dulu sempat beredar isu bahwa melakukan verifikasi PayPal dengan Payoneer sangat mudah. Cukup pesan kartunya, terus setelah kartu itu datang dapat langsung digunakan untuk melakukan verifikasi. Nyatanya? Bohong besar! Saya tidak tahu dari mana informasi menyesatkan ini pertama kali muncul, namun beberapa blogger ternama yang dikenal sebagai jagonya paid review sempat memposting informasi menyesatkan ini. Atau jangan-jangan Anda salah satu di antara blogger yang saya maksud? Peace…

Sedikit tentang kartu debit Payoneer pernah saya bahas sebelumnya, termasuk juga biaya-biayanya yang bagi saya cukup tinggi. Kalau Anda baru mulai mendapat penghasilan yang jumlahnya tidak seberapa dan belum stabil, saya sangat tidak menyarankan penggunaan kartu ini. Bayangkan saja, pertama-tama Anda harus membayar $10 kurang sedikit untuk mengaktifkan kartu. Lalu setiap bulan uang Anda akan dipotong lagi sebesar $3 untuk biaya administrasi. Anda bilang sedikit? Coba hitung lagi!

$3 sebulan sama dengan $36 setahun. Dikalikan kurs paling rendah sebesar Rp 9000 saja angka itu setara dengan Rp 324.000. Kalau mau dikalikan dengan kurs saat ini jelas bakal jadi lebih mahal lagi. Bandingkan dengan iuran tahunan kartu kredit yang paling mahal hanya sekitar Rp 150.000/tahun (untuk jenis silver atau yang limitnya paling rendah). Belum lagi biaya transaksi penarikan tunai di ATM berlogo MasterCard yang juga lumayan tinggi. $2.15/transaksi kalau sukses, dan $0.90/transaksi kalau gagal. Wow!

Bagaimana dengan VCC? Saya rasa ini adalah solusi paling masuk akal untuk mem-verifikasi account PayPal Anda. Kenapa? Meskipun hanya kartu virtual, namun Anda dapat menggunakannya seperti kartu kredit lain. Cara kerjanya cukup simpel. Pertama-tama Anda beli dulu VCC pada penjualnya (seperti Paman Gober). Namanya saja kartu virtual, jangan harap Anda akan memperoleh sebuah kartu plastik seperti kartu kredit pada umumnya. Penjual VCC hanya akan memberikan informasi berupa 16 digit angka yang merupakan nomor kartu, jenis kartu (Visa atau MasterCard), 3 digit nomor, dan tanggal kadaluarsa kartu. Semua informasi inilah yang harus Anda masukkan saat melakukan verifikasi di PayPal.

Biayanya? Jauh lebih murah dibanding kartu debit Payoneer maupun kartu kredit, karena Anda hanya mengeluarkan uang untuk membeli VCC-nya saja. Setelah itu tidak ada lagi biaya-biaya lain. Berapa harganya? Tergantung di mana Anda membelinya. Kalau Anda membelinya dari Paman Gober aka Putra Eka, maka biaya yang mesti Anda keluarkan cukup $6.5/VCC. Berhubung Paman Gober yang ini tidak pelit, Anda juga berkesempatan memperoleh banyak hadiah seperti uang $20, domain .com gratis, domain PR2 gratis hosting gratis, spot iklan gratis di blognya, dan masih banyak lagi. Koq bisa? Bisa saja, asal Anda menang dalam kontes review yang sedang diadakannya. Hehehe, maksa banget gak sih posting satu ini?

Sabtu, 01 November 2008

Revisi Ebook Panduan SponsoredReviews

- Hallo sobat gh54hss574, Pada post kali ini yang berjudul , saya telah menyediakannya dengan susah payah. mudah-mudahan isi postingan yang saya bikin ini dapat anda pahami. okelah, ini postingannya.

Tittle : Revisi Ebook Panduan SponsoredReviews
Link Tittle : Revisi Ebook Panduan SponsoredReviews

lihat juga


Ada satu kejadian menarik sewaktu saya sedang merencanakan ebook Panduan SponsoredReviews. Waktu itu saya sudah menyusun draft ebook tersebut di MS Word. Sudah tergarap sekitar 50%. Namanya juga ebook panduan, maka ada banyak screenshot di dalamnya. Nah, kejadian menarik ini berkaitan dengan screenshot halaman bidding di SponsoredReviews. Sudah selesai saya tulis semua panduan tentang cara mem-bid sebuah opportunity dilengkapi screenshot pendukung, eh tampilan halaman tersebut diubah oleh SponsoredReviews.

Setelah ebook tersebut disebarkan di blogosphere, ternyata juga terjadi beberapa perubahan tampilan di halaman tersebut. Sebenarnya tidak begitu mengganggu, namun saya merasa kurang sreg kalau ebook tersebut tidak up to date alias tidak mengikuti perkembangan jaman. Meskipun gratisan, bukan berarti support-nya asal-asalan kan? Saya tidak mau kalah dengan ebook berbayar yang terus di-revisi setiap ada perkembangan dan perubahan. Nah, karena itulah saya berencana merevisi ebook tersebut.

Selain screenshot baru untuk penjelasan mengenai proses bidding, ada beberapa hal lain yang mau saya ubah. Terutama bagian 8 (Blog Rekomendasi Saya) yang akan saya ubah menjadi “Tips dan Trik”, dan halaman biodata (banyak yang protes sih lihat fotonya :D ). Nah, untuk mengganti bagian 8 itu saya berencana mengajak rekan-rekan lain terlibat dalam proses revisi ini. Caranya? Kalau Anda punya tips dan trik untuk meningkatkan penghasilan di SponsoredReviews, silakan kirimkan ke saya. Tips/trik Anda akan saya muat di bagian 8. Anda berminat membantu saya?

Imbalannya apa nih? Kan harus take and give? Oke, tentu saja Anda juga akan mendapatkan benefit. Di bawah artikel Anda akan saya cantumkan informasi mengenai Anda, alamat blog/situs Anda, termasuk juga alamat URL artikel jika artikel tersebut pernah Anda publikasikan di blog. Artinya, Anda akan berpeluang memperoleh tambahan trafik dari pembaca ebook ini. Sampai dengan posting ini dibuat, berdasarkan data di Ziddu ebook Panduan SponsoredReviews sudah di-download sebanyak 530 kali. Padahal yang membagikan ebook ini tidak hanya saya. Jadi, bisa jadi angka pembaca ebook ini jauh lebih besar lagi.

Oya, saya juga membutuhkan beberapa testimoni dari rekan-rekan yang sudah membaca ebook Panduan SponsoredReviews untuk Pemula. Testimoni yang saya cari tentu saja seputar ebook ini. Apa manfaat yang Anda peroleh setelah membacanya, seberapa membantu ebook ini dalam proses pendaftaran dan atau menjalankan program SponsoredReviews, atau kesan-kesan Anda terhadap ebook ini. Testimoni ditulis dalam 1-3 kalimat pendek. Imbalannya? Di bawah testimoni akan saya cantumkan nama dan alamat blog Anda. Asyik kan?

Kalau Anda tertarik, silakan kirim artikel berisi tips/trik atau testimoni melalui halaman ini atau bisa juga lewat email ke eko[dot]nurhuda[at]gmail[dot]com. Tulis “Tips dan Trik” di subjek untuk kiriman artikel berisi tips/trik, dan “Testimoni” untuk kiriman testimoni. Saya membutuhkan maksimal 10 tips/trik dan 20 testimoni. Kriteria pemuatannya bagaimana? Untuk testimoni, siapa cepat dia dimuat. Jadi bila saya sudah mendapatkan 20 testimoni, pengirim ke-21 dst. tidak akan saya muat. Untuk tips/trik, terus terang saja saya akan lebih memprioritaskan tips/trik yang pernah dipublikasikan. Bila ada dua kiriman berisi tips/trik yang sama, maka yang akan dimuat adalah yang lebih dulu dipublikasikan.

Itu saja? Kayanya koq ada yang kurang ya? Oke, sebagai tambahan akan saya berikan hadiah lain. Apa itu? Uang sebesar $15 plus 1 kaos EkoNurhuda.com bagi 1 pengirim artikel tips/trik yang beruntung, dan masing-masing $7.5 plus kaos EkoNurhuda.com juga bagi 2 pengirim testimoni yang beruntung. Siapa yang berhak menerima hadiah akan saya undi. Hadiah uang dikirim lewat PayPal, sementara kaos silakan ambil sendiri di kos saya. Hehehe… Becanda ding. Kaosnya akan saya kirim ke alamat Anda koq.

Itu saja. Sebelumnya saya ucapkan terima kasih banyak kepada rekan-rekan yang bersedia membantu saya mewujudkan rencana revisi ini.

Catatan:Siapa yng berhak memperoleh hadiah akan saya umumkan saat ulang tahun blog ini yang ke-1, yakni tanggal 1 Januari 2009.

Selasa, 28 Oktober 2008

Pisowanan Agung Rakyat Yogyakarta

- Hallo sobat gh54hss574, Pada post kali ini yang berjudul , saya telah menyediakannya dengan susah payah. mudah-mudahan isi postingan yang saya bikin ini dapat anda pahami. okelah, ini postingannya.

Tittle : Pisowanan Agung Rakyat Yogyakarta
Link Tittle : Pisowanan Agung Rakyat Yogyakarta

lihat juga


Hajatan besar baru saja dihelat masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta. Yep, acara besar tersebut adalah Pisowanan Agung yang digelar sore tadi (28/10) di alun-alun utara Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Dalam acara bertema “Dari Yogyakarta Untuk Indonesia” tersebut Sri Sultan Hamengku Buwono X akhirnya menyatakan bersedia dicalonkan dalam pemilihan presiden tahun depan.

Jawaban tersebut sudah lama dinantikan oleh masyarakat Yogyakarta. Pertanyaan mengenai kesediaan Sri Sultan untuk diajukan sebagai capres sudah muncul sejak beberapa bulan lalu. Namun selama itu pula Sri Sultan hanya menjawab secara diplomatis setiap pertanyaan tersebut diajukan padanya. Tak heran ketika Pisowanan Agung digelar, masyarakat Yogyakarta sangat antusias sekali mengikutinya. Ribuan orang memadati alun-alun Kraton untuk mendengarkan jawaban Sri Sultan secara langsung.

Kalau boleh memberikan pendapat, sejujurnya saya tidak mendukung langkah Sri Sultan ini. Bukan karena saya tidak percaya dengan kemampuan Sri Sultan memimpin bangsa dan negara Indonesia. Saya melihatnya dari sisi lain, yakni dari sisi dukungan politis. Lebih spesifiknya lagi, saya tidak tahu dengan kendaraan politik mana Sri Sultan kelak akan maju. Atau dalam bahasa awam, partai politik mana yang bakal mau mengusung Sri Sultan menuju ke kursi RI 1?

Satu-satunya parpol yang sudah terang-terangan menyatakan ingin mengusung Sri Sultan sebagai Presiden RI adalah Partai Republika Nusantara (RepublikaN). Patut dicatat bahwa RepublikaN adalah partai baru. Kemampuannya mengungguli partai-partai menengah dan mapan di negeri ini masih jadi tanda tanya besar. Mampukah partai ini memperoleh suara yang cukup dalam pemilu legislatif untuk mengajukan Sri Sultan ke bursa Pilpres 2009? Ini satu pertanyaan besar lain yang harus segera dijawab.

Sudahlah, saya tidak mau bicara politik di blog ini. Bukan porsi saya. Lagipula nanti ditertawakan orang lagi. Siapa tahu ada yang protes begini, “Mahasiswa Jurnalistik yang kuliahnya super molor seperti Anda koq berani-beraninya bicara politik. Kuliah aja yang bener!”. Hahaha…

Btw, bermodal kamera ecek-ecek bawaan N70, saya sempat merekam beberapa momen menarik. Sayang seratus ribu kali sayang, lensa N70 saya tidak bisa menangkap momen-momen tersebut dengan jernih karena hari gelap tertutup mendung tebal. Padahal kejadian seperti ini kan jarang sekali terjadi? Bisa jadi malah hanya terjadi sekali ini saja sepanjang hidup saya, iya kan? Tapi tak apalah. Dan berikut beberapa hasil jepretan saya:


Rombongan peserta Pisowanan
Antrian truk peserta Pisowanan Agung yang datang dari luar daerah sudah mulai memenuhi jalanan Kota Jogja sejak pukul 14.00.



Fotografer media massa
Puluhan juru foto dari berbagai media berjajar mengabadikan momen saat Sri Sultan menyatakan sikapnya.



Ayo dukung Sri Sultan!
Sri Sultan (tampak di kejauhan) sedang membacakan pernyataan sikapnya.



Dukungan dari RepublikaN
Poster dukungan massa RepublikaN untuk Sri Sultan. Coba perhatikan baik-baik, poster ini dibuat oleh DPC Partai RepublikaN Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.



Tarian dari Sumba
Tari tradisional Sumba, Nusa Tenggara Timur, sebagai wujud dukungan untuk Sri Sultan.



Atraksi barongsai
Atraksi barongsai persembahan masyarakat Tionghoa di Yogyakarta.


Oya, kalau mau membaca kutipan dari salinan pernyataan sikap Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam Pisowanan Agung tadi silakan klik di sini. Saya mengutipnya untuk sebuah artikel pendek di Wikimu.

Senin, 27 Oktober 2008

Rekaman Wawancara Cosa Aranda di Smart FM

- Hallo sobat gh54hss574, Pada post kali ini yang berjudul , saya telah menyediakannya dengan susah payah. mudah-mudahan isi postingan yang saya bikin ini dapat anda pahami. okelah, ini postingannya.

Tittle : Rekaman Wawancara Cosa Aranda di Smart FM
Link Tittle : Rekaman Wawancara Cosa Aranda di Smart FM

lihat juga


Suatu saat saya pernah tersasar di satu situs yang menjual produk berupa rekaman wawancara dengan Cosa Aranda. Siapa itu Cosa Aranda? Halah, pertanyaannya koq tidak mutu begitu sih? Karena Mas Cosa sudah terkenal sebagai publisher sukses Google AdSense, blogger top, dan juga pebisnis online papan atas, maka tentu saja wawancara tersebut seputar Google AdSense, make money blogging, dan cara-cara memulai berbisnis online.

Sebenarnya saya sangat tertarik sekali dengan produk tersebut. Namun saya tidak buru-buru membelinya karena (jujur saja) takut dikibuli. Meskipun ada nama besar Cosa Aranda di situ bukan berarti tidak ada peluang terjadinya tindak pengibulan. Siapa tahu situs itu hanyalah another penjual mimpi yang mencatut nama Cosa Aranda. Atau siapa tahu sebenarnya saya bisa memperoleh rekaman tersebut secara gratis di internet, iya kan? Ternyata benar. Saya akhirnya bisa memperoleh salah satu dari rekaman wawancara yang dijual itu dengan gratis tis.

Entah berapa kali Mas Cosa pernah diwawancarai, baik untuk radio maupun media cetak. Yang paling fenomenal menurut saya adalah sewaktu Mas Cosa diwawancari Radio Singapore International (RSI). Radio ini bisa dibilang RRI-nya Singapura. Jadi sangat mungkin sekali popularitas Mas Cosa akan langsung meningkat di kalangan warga Singapura setelah wawancara itu. Saya sendiri sangat penasaran sekali dengan isi wawancara tersebut. Tapi yang saya dapat rekaman wawancara lain, yakni wawancara Mas Cosa di radio Smart FM Jakarta dalam rangka promosi seminarnya di sana.

Dalam wawancara sepanjang 52 menit 53 detik ini Mas Cosa banyak ditanyai tentang kegiatannya di internet dan sejumlah kiat untuk memperoleh penghasilan berlimpah di internet. Sayangnya presenter bernama Fransisca Matilda yang mewawancarai Mas Cosa sepertinya tidak menguasai topik pembicaraan. Ini terlihat dari ketidak-mampuannya mengimbangi pembicaraan Mas Cosa sehingga diskusi menjadi satu arah. Fransisca Matilda bertanya, Mas Cosa menjawab. Habis. Tidak ada feedback lagi kecuali pertanyaan baru. Ia juga tidak dapat mengucapkan “search engine optimization” dengan benar, bahkan menyebut “Google AdSense” sebagai “google adsensai”. Walah!

Francisca Matilda mungkin hanya satu contoh dari sekian banyak orang Indonesia yang masih awam tentang online earning atau make money blogging. Dalam wawancara tersebut saya malah menangkap ada semacam keraguan dalam diri Francisca Matilda ketika Mas Cosa bilang penghasilannya dari internet rata-rata Rp 50 juta per bulan. Belum tahu dia! Mungkin setelah wawancara tersebut ia baru ngeh bahwa internet ternyata dapat memberikan penghasilan besar asal kita tahu caranya. Iya kan?

Eh, koq malah nyeritain si Francisca Matilda sih? Ya sudah, buat yang mau mendengarkan rekaman wawancara Cosa Aranda di radio Smart FM Jakarta silakan download di sini!


Sabtu, 25 Oktober 2008

Tentang Payoneer Debit Card

- Hallo sobat gh54hss574, Pada post kali ini yang berjudul , saya telah menyediakannya dengan susah payah. mudah-mudahan isi postingan yang saya bikin ini dapat anda pahami. okelah, ini postingannya.

Tittle : Tentang Payoneer Debit Card
Link Tittle : Tentang Payoneer Debit Card

lihat juga


Saya pertama kali mengenal Payoneer dari Bux.to awal-awal tahun ini. Waktu itu Bux.to menawarkan pembuatan kartu debit berlogo MasterCard sebagai bonus bagi membernya yang ingin meng-upgrade menjadi premium member. Nantinya komisi akan dibayarkan Bux.to melalui kartu tersebut. Belakangan beberapa program online earning lain juga melakukan langkah serupa. Sebut saja ReviewMe, Text Link Ads, ShoppingAds (ketiganya berada di bawah payung MediaWhiz), FriendFinder, dan Elance.

Memperoleh kartu debit Payoneer sangat mudah sekali. Anda dapat mengorder kartu ini dengan gratis melalui situs-situs yang menjadi mitra Payoneer, di antaranya beberapa nama situs yang sudah saya sebutkan di atas. Begitu permohonan Anda disetujui, maka Payoneer akan mengirim kartunya ke alamat rumah yang Anda isikan saat mengisi formulir pemesanan/pendaftaran. Tunggu sampai 25 hari kerja, maka kartu sudah dapat Anda terima.

Sebagai kartu berlogo MasterCard, Payoneer debit card juga dapat digunakan untuk melakukan verifikasi di PayPal. Syaratnya satu: kartu tersebut sudah berisi sejumlah dana. Beberapa blogger senior yang sempat menuliskan cara-cara memperoleh kartu Payoneer lupa menjelaskan mengenai hal penting ini. Padahal kalau masih kosong tanpa dana sepeserpun di dalamnya, kartu Payoneer tidak dapat digunakan sama sekali. Termasuk untuk melakukan verifikasi di PayPal.

Btw, bagaimana sih cara mengisi dana ke kartu Payoneer? Yang jelas dengan mentransfer sejumlah dana dari sumber lain. Bisa dari kartu kredit, dengan cek elektronik, atau yang paling gampang adalah menggunakan kartu Payoneer sebagai sarana pembayaran komisi dari program online earning yang diikuti. Kalau Anda tergabung dengan ReviewMe misalnya, ubah saja metode pembayaran komisi yang Anda gunakan dari PayPal ke Payoneer. Dengan demikian kartu Payoneer Anda akan terus terisi setiap kali ReviewMe membayarkan komisi.

Namun sebelum memutuskan untuk membuat kartu debit Payoneer, ada baiknya Anda perhatikan dulu besar biaya yang dikenakan bagi pemegangnya. Aplikasinya memang gratis, tapi beberapa transaksi menggunakan kartu ini akan dikenai sejumlah biaya yang menurut saya tergolong mahal. Terlebih lagi kalau Rupiah sedang anjlok seperti sekarang ini. Bagi Anda yang penghasilannya masih belum seberapa dan tidak menentu (seperti saya), penggunaan kartu ini sangat tidak disarankan.

Berapa sih biayanya? Untuk aktivasi kartu dikenai biaya sebesar $9.95 yang akan ditarik langsung dari kartu Anda saat pertama kali diisi dana. Kemudian setiap bulan kita juga akan ditarik sebesar $3.00 untuk biaya pemeliharaan account. Kalau ingin mengisi dana ke kartu kita, Payoneer akan memungut 3.5% dari besar dana yang ditransfer. Sementara transfer dari cek dikenai biaya $5.00. Kemudian penarikan dana dari ATM akan di-charge sebesar $2.15/transaksi. Sialnya, kalaupun transaksi penarikan gagal dilakukan, Anda juga akan dikenai biaya sebesar $0.90/transaksi. Pfiuuuhh….

Saya sendiri sudah terlanjur memesan kartu debit Payoneer melalui ReviewMe. Waktu itu saya hanya berniat mengetes benar-tidak sih kartu ini bisa digunakan untuk mem-verifikasi account PayPal? Nyatanya kita mesti mengisi dana dulu ke kartu ini baru bisa digunakan. Ya sudah, kartunya saya biarkan saja kosong tanpa dana sepeserpun. Soalnya kalau kartu masih tetap kosong sampai lebih dari 60 hari, Payoneer akan menonaktifkan kartu tersebut dan kita terbebas dari biaya bulanan. Lumayan kan? Hehehe…

Itu saja. Semoga bermanfaat.