Jumat, 26 September 2008

Mengkritisi Peluang ReviewMu

- Hallo sobat gh54hss574, Pada post kali ini yang berjudul , saya telah menyediakannya dengan susah payah. mudah-mudahan isi postingan yang saya bikin ini dapat anda pahami. okelah, ini postingannya.

Tittle : Mengkritisi Peluang ReviewMu
Link Tittle : Mengkritisi Peluang ReviewMu

lihat juga


Cosa Aranda telah sukses membuat gebrakan besar dengan meluncurkan ReviewMu, situs paid review lokal pertama di Indonesia. Seperti pernah saya bilang beberapa waktu lalu, kehadiran ReviewMu bisa jadi angin segar bagi blogger yang kemampuan bahasa Inggrisnya terbatas. ReviewMu juga bisa jadi solusi bagi blogger yang ingin me-monetize blog berbahasa Indonesia. Sudah banyak blogger mengeluh karena bahasa blog mereka jadi campur-aduk gara-gara dipakai menulis paid review. Diharapkan masalah seperti ini bisa terpecahkan dengan hadirnya ReviewMu.

Dapatkah ReviewMu memenuhi harapan tersebut? Masih butuh waktu untuk menjawabnya. Sampai saat ini baru ada 3 advertiser yang jadi client ReviewMu (seperti yang terakhir saya lihat di member area), namun ini bukanlah pertanda kalau peminatnya kurang. Di luar itu saya justru tertarik mengangkat soal seberapa antusias blogger Indonesia menyambut kehadiran program satu ini. Hal ini saya kaitkan dengan harga review yang (saat ini) minimal hanya Rp 10.000/review.

Begini. Saya mulai dengan membandingkan komisi minimal ReviewMu dengan dua situs paid review favorit saya, yakni Blogsvertise dan SponsoredReviews. Di Blogsvertise blogger minimal akan menerima komisi sebesar $2/review. Dengan kurs Rp 8.900/dolar (nilai kurs terakhir versi PayPal), komisi itu setara dengan Rp 17.800. Sedangkan SponsoredReviews memberikan komisi minimal $3.25 (65% dari $5, harga paling rendah) per review. Dikali Rp 8.900 hasilnya sama dengan Rp 28.925. Jelas jauh lebih besar dari komisi minimal yang diberikan ReviewMu, bukan?

Coba kita hitung-hitungan sebentar. Di ReviewMu, Anda harus menyelesaikan 10 review untuk memperoleh bayaran Rp 100.000. Di Blogsvertise, dengan asumsi tiap review dibayar $2 uang sebanyak Rp 100.000 bisa diraih hanya dengan menulis 6 review saja. Blogger yang terbiasa memperoleh grab bag task alias GBT malah menerima $10 (=Rp 89.000) per review. Di SponsoredReviews, uang Rp 100.000 sudah bisa didapat dengan hanya menulis 4 review senilai $3.25 yang merupakan harga minimal.

Berangkat dari perbandingan ini saya mempunyai satu pertanyaan besar: mampukah ReviewMu menarik minat para pemain paid review di Indonesia? Dengan komisi jauh lebih kecil dari situs paid review luar, saya rasa koq sulit ya. Kalaupun tertarik bergabung, maka mereka hanya akan mencari referal banyak-banyak sambil menunggu advertiser yang berani memberi bayaran tidak jauh dari komisi Blogsvertise atau SponsoredReviews (sebagai contoh). Kalau tidak ada ya mereka memilih fokus ke paid review luar.

Lho, jangan dibandingkan dengan situs luar dong! Kan standarnya beda? Mungkin ada di antara Anda yang protes begitu. Oke itu memang betul. Tapi di mata blogger yang paling penting adalah seberapa banyak mereka akan dibayar. Blogger tentu akan membandingkan masalah komisi ini sebelum akhirnya memutuskan bergabung dengan satu program tertentu. Bila program A menawarkan bayaran minimal $2 atau $3.25, kenapa mereka harus tertarik bergabung dengan program B yang hanya memberi komisi minimal Rp 10.000 (=$1.1)? Lagipula sekarang jasa content writer menjamur. Artinya, keterbatasan bahasa Inggris sudah bukan menjadi kendala besar untuk mengeruk dolar dari paid review luar.

Bagi blogger pemula yang belum tahu banyak tentang paid review atau jarang menerima task/opportunity dari paid review luar, ReviewMu tentu akan menjadi primadona. Namun Cosa Aranda dan timnya mesti bekerja lebih keras lagi untuk dapat mengundang minat pemain-pemain paid review yang biasa menerima bayaran minimal $10/review. Terlebih lagi untuk mengundang minat jagoan-jagoan paid review seperti Indra Diky atau Toni Jauhari.

Kalau saya boleh memberi masukan, sebaiknya ReviewMu segera menaikkan harga minimalnya. Alasannya? Bila harga minimal tetap Rp 10.000/review, maka bisa dipastikan semua advertiser hanya akan membayar sebesar itu. Bisa dipastikan pula kalau semua task/opportunity yang ada harganya hanya Rp 10.000. Koq bisa? Bayangkan saja jika Anda yang jadi advertiser, tentu Anda akan berpikir “kenapa mesti membayar lebih kalau Rp 10.000 saja dibolehkan?” Di lain pihak blogger akan berpikir, “kenapa saya mesti menulis review seharga Rp 10.000 kalau di tempat lain bisa dapat lebih?” Iya, kan?

Nah, dengan menaikkan harga minimal secara otomatis ReviewMu juga menaikkan standar komisi yang tentunya akan mengundang minat lebih banyak blogger untuk bergabung. Termasuk juga para jagoan paid review. Nah, dengan memiliki banyak blogger sebagai membernya, tentu saja akan lebih mudah lagi bagi ReviewMu untuk menggaet advertiser. Kalau sudah begini baik blogger, advertiser, maupun pengelola ReviewMu sama-sama diuntungkan. Bukankah itu yang sejak semula diinginkan Mas Cosa?

Bagaimana pendapat Anda?

Selasa, 23 September 2008

ReviewMu, Paid Review a la Indonesia

- Hallo sobat gh54hss574, Pada post kali ini yang berjudul , saya telah menyediakannya dengan susah payah. mudah-mudahan isi postingan yang saya bikin ini dapat anda pahami. okelah, ini postingannya.

Tittle : ReviewMu, Paid Review a la Indonesia
Link Tittle : ReviewMu, Paid Review a la Indonesia

lihat juga


Setelah melalui beberapa tes dan masa uji coba yang melibatkan beberapa blogger pilihan, akhirnya situs paid review lokal pertama resmi diluncurkan. Namanya ReviewMu, dikelola oleh CV Cosa Aranda Network (CAN) yang tak lain adalah perusahaan milik Cosa Aranda sang master Google AdSense dari Surabaya. Sekilas namanya hampir mirip dengan situs paid review yang lain, yakni ReviewMe. Namun ReviewMu sangat khas Indonesia. Semua fiturnya menggunakan bahasa Indonesia, termasuk juga mata uang untuk komisinya yang menggunakan Rupiah.

Anda yang sering berkunjung ke blog master satu ini pasti sudah mendengar bocorannya sejak lama. Waktu itu Cosa mengumumkan bahwa ia mencari 20 blogger untuk menjadi beta tester ReviewMu. Saya telat baca posting itu, jadinya tidak ikut mendaftar karena di kolom komentar sudah ada 100 orang lebih yang mendaftarkan diri. Ya sudah, jadinya baru bisa mendaftar sekarang deh.

Kehadiran ReviewMu ini tentu saja menjadi angin segar bagi blogger Indonesia, terutama yang (maaf) tidak pede dengan kemampuan bahasa Inggrisnya. Alasannya apalagi kalau bukan karena di situs paid review lokal pertama ini blogger cukup menulis review dalam bahasa Indonesia. Bila selama ini hanya menjadi penonton di kancah paid review, dengan hadirnya ReviewMu mereka juga bisa turut mencicipi nikmatnya program online earning yang sedang jadi favorit ini. Asyik kan?

Ngomong-ngomong, bayarannya berapa nih? Sama halnya dengan situs paid review lain, besar-kecilnya komisi yang diterima blogger sangat bergantung pada kualitas blog yang dimilikinya. Semakin bagus popularitas sebuah blog, maka semakin besar pula komisi yang bisa didapatnya. Google pagerank, peringkat Alexa, trafik, dan beberapa faktor lain tentu sangat mempengaruhi pertimbangan advertiser sebelum memilih review dari sebuah blog. Dan hal ini juga mempengaruhi besaran uang yang mau dibayarkan ke blog tersebut.

Bagaimana dengan program referensi? Jangan khawatir. Sebagai seorang yang sudah lama berkecimpung di dunia internet marketing, Cosa tentu tahu kalau program referensi adalah faktor penting bagi perkembangan ReviewMu. Jadi, kalau Anda ingin memperoleh hasil lebih banyak lagi, silakan referensikan ReviewMu pada teman-teman yang lain. Anda akan memperoleh komisi 10% dari setiap transaksi yang dilakukan oleh member hasil referensi Anda, baik itu blogger maupun advertiser.

Oya, komisi dibayarkan setiap bulan dengan cara transfer bank. Sementara ini baru 3 bank yang diterima sebagai sarana pembayaran komisi, yakni BCA, Mandiri, dan Niaga. Semoga saja ke depan bank-bank nasional lain seperti BNI, BRI atau yang lainnya juga dapat diterima. Sehingga peluang bagus yang diberikan ReviewMu ini dapat dinikmati oleh lebih banyak orang. Buat advertiser, semoga lebih menghargai blogger dengan memberi harga review yang lebih tinggi lagi. Masa iya kemarin ada yang tega kasih harga Rp 5000/review sih? Dasar..!

Sudah mendaftar di ReviewMu? Kalau belum, Anda dapat mendaftarkan diri di sini sebagai referral saya. Tapi kalau tidak mau jadi referral saya silakan daftar melalui link yang ini. Oke?

Sabtu, 20 September 2008

Pemerintah Malaysia Tangkapi Blogger

- Hallo sobat gh54hss574, Pada post kali ini yang berjudul , saya telah menyediakannya dengan susah payah. mudah-mudahan isi postingan yang saya bikin ini dapat anda pahami. okelah, ini postingannya.

Tittle : Pemerintah Malaysia Tangkapi Blogger
Link Tittle : Pemerintah Malaysia Tangkapi Blogger

lihat juga


Polisi Diraja Malaysia kembali menangkap seorang blogger. Kali ini Syed Azidi Syed Azis alias Sheih Kickdefella yang ditangkap Rabu (17/9) lalu. Pihak kepolisian Malaysia menangkap Syed Azidi di kediamannya di selatan Kelantan yang merupakan basis oposisi. Syed Azidi ditangkap karena menampilkan bendera nasional secara terbalik di blognya. Ia dijerat dengan UU Tindak Penghasutan.

Penangkapan ini bernuansa politis. Sebab selama ini Syed Azidi dikenal memiliki hubungan dengan petinggi partai oposisi yang berhaluan Islam konservatif, Parti Islam SeMalaysia (PAS). Gambar bendera nasional yang dipasang terbalik di blognya merupakan bentuk protes atas kondisi politik dan ekonomi Malaysia yang memang tengah bergejolak. Ia juga mengkampanyekan pemasangan bendera terbalik itu di internet. Kampanye tersebut mengusik perhatian PM Abdullah Badawi yang meminta pihak kepolisian segera mengusut tuntas kasus ini.

Lima hari sebelumnya, Jum’at (12/9), Polisi Diraja Malaysia juga menahan seorang blogger bernama Raja Petra Kamaruddin. Pengelola portal Malaysia Today ini ditangkap karena dituduh melakukan penghasutan untuk membenci pejabat pemerintahan berkuasa melalui blognya. Situs Malaysia Today sendiri merupakan sebuah situs kontroversial yang mendapat kecaman dari banyak pihak.

Raja Petra juga sempat melontarkan tuduhan bahwa Wakil PM Najib Razak dan istrinya terlibat dalam sebuah pembunuhan yang mengakibatkan tewasnya seorang perempuan asal Mongolia. Ia ditangkap berdasarkan Internal Security Acts (UU Keamanan Internal/ISA), sebuah UU yang sering digunakan pemerintah Malaysia untuk membungkam oposisi dan orang-orang yang diduga terkait dengan tindak terorisme. Dengan UU ini pemerintah boleh menahan seseorang selama 2 tahun dan terus memperbarui masa tahanannya tanpa melalui proses pengadilan.

Di Indonesia sendiri kasus penangkapan blogger pernah terjadi. Blogger senior Jogja, Herman Saksono alias Momon, sempat ditahan polisi karena memajang foto Presiden SBY yang telah dimodifikasi sedemikian rupa di blognya. Ia sempat akan dijerat dengan pasal penghinaan terhadap presiden. Tapi untunglah kasus tersebut tidak jadi panjang sehingga Momon bisa kembali aktif di blogosphere tanpa kekurangan bobot badannya walau satu gram-pun. Lho??? Maksudnya????

So, pesan saya pada teman-teman sesame blogger: berhati-hatilah! Jangan memuat tulisan yang berpotensi membawa Anda ke dalam jeratan hukum. Oke?

Catatan: Setelah ini serial "Cara (Curang) Meningkatkan Earning AdSense" dilanjutkan dengan tulisan kedua yang di-publish secara otomatis sore nanti jam 18:10. So, stay tune ya...


Jumat, 19 September 2008

PR-nya Blogger Itu Ternyata…

- Hallo sobat gh54hss574, Pada post kali ini yang berjudul , saya telah menyediakannya dengan susah payah. mudah-mudahan isi postingan yang saya bikin ini dapat anda pahami. okelah, ini postingannya.

Tittle : PR-nya Blogger Itu Ternyata…
Link Tittle : PR-nya Blogger Itu Ternyata…

lihat juga


Himbauan: Posting ini amat sangat panjang sekali. Saya sarankan untuk menyimpan halaman ini dan membacanya secara offline.

Sialan! Begitu kata saya dalam hati waktu membaca posting-nya Bang Zalukhu yang ini. Dasar! Sudah tahu saya mau cuti malah dikasih PR segala. Huh, amat sangat membuat dongkol hati. Akhirnya, jadilah saya menunda cuti sebentar dan menyempatkan diri untuk menulis posting ini terlebih dulu. So, serial posting tentang Cara (Curang) Meningkatkan Earning AdSense harus diinterupsi dulu dan baru dilanjutkan lagi besok.

Eits, jangan salah paham ya. Saya sama sekali tidak marah koq sama si Panda penyuka duren itu. Saya malah senang sekali karena selama mengaku-aku sebagai blogger inilah kali pertama saya dikasih PR begini. Eh, waktu jalan ke tempat Ipung yang rencananya mau saya kasih PR ini koq malah dianya sudah kasih PR duluan ke saya. Weleh3, dobel dong. Anyway, biar tidak lebih panjang dan lebih lebar serta lebih menjurus lagi, inilah dia 10 Habits and Facts About Ecko…

1. Saya pertama kali mengenal blog tahun 2005 sewaktu membaca majalah Berita Indonesia. Dari sana saya langsung berburu referensi lain tentang blog. Ketemulah buku karya Teguh Wahyono, dosen teknik informatika UKSW Salatiga, yang membahas langkah-langkah membuat blog di Blogger. Berkat buku itu lahirlah blog pertama saya: ekonurhuda.blogspot.com. Tapi setelah jadi blog itu malah tidak pernah saya urus lagi.

2. Saya pernah buat situs jualan ebook berisi cara-cara memperoleh uang di internet lho. Padahal waktu itu saya sama sekali belum pernah menghasilkan uang dari internet. Hihihi… Situsnya saya buat di Blogger, trus saya kasih URL redirection dari .tk. Jadilah www.SwaUsaha.tk (sekarang diparkir sama .tk). Habis itu saya promosikan dengan brosur amatir berupa fotokopian dan disebarkan di ATM-ATM dekat kos (sepanjang Jl. Kusumanegara). Eh, ternyata ada yang berminat. Bukannya senang, saya malah bingung. Soalnya ebook itu malah belum saya buat! Waktu si pembeli bilang mau datang malam, siangnya saya berusaha keras menyelesaikan ebook-nya. Hehehe… Geli rasanya kalau mengingat-ingat kejadian itu.

3. Saya lahir di hari Jum’at Kliwon. Serem yah? Kata orang pintar yang pernah saya temui, aliran rejeki saya sebenarnya bagus. Cuma karena Jum’at Kliwon itu auranya panas, saya mesti sering-sering tirakat dan melakukan ritual-ritual tertentu agar auranya jadi lebih sejuk sehingga rejekinya lancar. Tidak aneh-aneh koq. Salah satunya saya harus sholat Jum’at di masjid-masjid tua. Makanya saya sering ke Masjid Kauman, Masjid Kotagede, atau Masjid Pathok Negoro tiap hari Jum’at. Ketiga masjid ini rata-rata berusia lebih dari 300 tahun.

4. Kebiasaan jelek yang sampai saat ini masih susah saya kendalikan adalah suka menunda-nunda pekerjaan. Pernah saya merendam cucian sampai lima hari gara-gara kebiasaan ini. Coba bayangkan seperti apa baunya. Diberi pewangi berbungkus-bungkus juga masih tetap bau tidak enak. Hmmpfff…

5. Kata orang tua saya, dulu ketika kecil saya selalu bilang “mau jadi dokter” kalau ditanya cita-cita. Waktu ditanya “kenapa koq pengen jadi dokter?”, saya jawabnya “biar bisa nyuntik Ibu.” Hehehe… SD sampai SMA saya sempat berhasrat ingin jadi penulis terkenal. Seingat saya kelas 4 SD saya sudah mulai mengarang. Lulus dari pendidikan pariwisata yang pernah saya tempuh sepanjang 2000-2002, saya ingin sekali sekolah ke luar negeri. Tapi ternyata malah terdampar di sebuah kampus me(pet sa)wah bernama Akademi Komunikasi Yogyakarta (AKY).

Sekarang apa cita-cita saya? Tidak muluk-muluk, saya hanya ingin memperoleh passive income dari internet. Sekarang lagi tekun-tekunnya belajar menambah penghasilan dari paid review. Ke depan saya ingin mendalami lebih jauh lagi tentang Google AdSense, kemudian melangkah masuk ke arena affiliate program. Amin.

6. Nama resmi saya yang tercatat di beberapa dokumen adalah Eko Nurhuda. Namun dulu saya sempat memakai nama Herlambang Eko Nurhuda. Entah kenapa koq kemudian di rapor dan ijasah hanya tertulis seperti yang sekarang. Padahal jujur saja saya suka sekali dengan nama Herlambang itu. Besok deh saya kasih ke anak saya saja. Hehehe…

7. Pertengahan 2006, tepatnya setelah gempa 27 Mei, saya sempat hidup sangat sengsara karena ada satu perselisihan dengan orang tua. Ceritanya saya diboikot. Jadilah saya hanya makan mi instant selama beberapa bulan. Bahkan akhirnya saya hanya bertahan hidup dengan satu-dua gelas teh saja. Tak heran kalau bobot saya merosot tajam jadi sekitar 40 kg dari sebelumnya 75 kg. Situasi berubah ketika saya memutuskan untuk berjualan kacang garing dengan modal awal Rp 11.000. Yang 10 ribu untuk beli kacang, yang seribu lagi untuk beli plastik dan lilin. Alhamdulillah, uang itu terus berputar sampai kemudian saya bisa menghabiskan rata-rata 5 kg dalam seminggu. Sayangnya saat hendak melebarkan pasar orang tua malah menyuruh saya pulang. Kebetulan waktu itu Pakdhe saya datang ke Jogja untuk mendaftarkan anaknya (alias sepupu saya) kuliah di Universitas Negeri Yogyakarta. Mumpung ada tumpangan gratis gitu loh…

8. Saya penggemar berat cerita Wiro Sableng karangan alm. Bastian Tito. Sejak SD saya mengoleksi buku-buku cerita Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 ini. Sampai saat ini saya masih terus mencari buku-buku cerita petualangan Pendekar 212. Ada yang bisa membantu?

9. Pertengahan tahun 2002, saya pernah menyatakan rasa suka pada seorang teman kuliah. Dianya ternyata juga suka sama saya. Tapi bukannya jadian, setelah itu saya malah menjauhi dia. Sebelumnya saya rajin telepon dan main ke kosnya, setelah “nembak” malah putus kontak. Terang saja dianya bingung. Waktu ketemu lagi tahun 2006 barulah kami menegaskan kembali status hubungan kami. Karena dia sedang dekat dengan seseorang dan sayapun malah sudah melamar seorang gadis Pemalang, jadilah kami hanya berteman saja. Hihi…

10. Saya masuk AKY tahun 2003. Namanya akademi kan seharusnya hanya 3 tahun ya? Tapi nyatanya sampai sekarang saya masih belum lulus juga. Aduh, koq ini malah diceritain sih? Jadi malu. Gpp deh. Kalau begitu saya sekalian minta doanya semoga saja tahun depan saya sudah lulus. Amin.

Wuih, panjang sekali! Kira-kira ada yang baca sampai habis gak ya? Tapi saya maklum deh kalau teman-teman hanya membaca posting ini secara sekilas. Jangan protes ke saya yah. Protesnya sama si Panda yang kasih PR. Sesuai aturan mainnya, sekarang giliran saya mengoper PR ini ke sepuluh blogger lain. Dan inilah mereka:

1. Firanza, harus digarap lho..
2. Om Agus, maaf ya. Kalau Om tidak berkenan nanti saya oper ke orang lain. Hehe…
3. Okta Sihotang, habis baca komennya di blog Ipung saya jadi memilih dirimu deh. :))
4. Bli Artha, sekali-kali saya isengin gpp ya, Bli?
5. Koh Jimmy, gpp ya? Soalnya saya penasaran banget sama Koko. :))
6. Kang Hakim, saya kasih kerjaan nih biar tambah sibuk di tengah kegiatan Ramadhan-nya. Oya, sekalian buat bahan posting blog barunya. Hihi…
7. Ades Hendra, ini sebagai salam perkenalan dari saya.
8. Nenad Mohamed, kita lama banget gak ketemu, Bro. Anggap saja ini sebagai obat kangen.
9. Agung Mojosari, ini bahan tulisan lho, Mas. Jangan bingung-bingung cari ide posting lagi ya…
10. Mpok Novee, PR ini sebagai ucapan terima kasihku atas Great Buddy Award yang diberikan waktu itu. Hehehe…

Oke, buat 10 nama di atas silakan garap PR ini baik-baik yah. Adapun aturan mainnya seperti berikut:

1. Each blogger must post these rules
2. Each blogger starts with ten random facts/habits about themselves
3. Bloggers that are tagged need to write on their own blog about their ten things and post these rules. At the end of your blog, you need to choose ten people to get tagged and list their names.
4. Don’t forget to leave them a comment telling them they’ve been tagged and to read your blog.


Selamat mengerjakan PR! Dan ijinkan saya cuti sejenak...

Selasa, 16 September 2008

Trafik dari Article Directory

- Hallo sobat gh54hss574, Pada post kali ini yang berjudul , saya telah menyediakannya dengan susah payah. mudah-mudahan isi postingan yang saya bikin ini dapat anda pahami. okelah, ini postingannya.

Tittle : Trafik dari Article Directory
Link Tittle : Trafik dari Article Directory

lihat juga


Selain untuk menjaring backlink, situs article directory ternyata juga cukup menjanjikan sebagai pintu masuk pengunjung ke blog kita. Terlalu berbelit ya bahasanya? Gampangnya, situs article directory juga dapat menjadi sumber trafik bagi blog kita. Buat Anda yang sudah mengikuti seri artikel "Backlink dari Article Directory" di dua posting sebelumnya saya yakin sudah bisa menangkap maksud tulisan ini.

Seperti dibahas di posting sebelumnya, setiap situs article directory biasanya menyediakan sebuah resource box yang ditempatkan di bawah masing-masing artikel yang kita tulis. Resource box ini berisi penjelasan singkat mengenai diri kita dan link ke web/blog yang dipunyai. Nah, inilah yang bisa dioptimalkan untuk menjaring pengunjung ke blog kita. Caranya?

Kunci utama terletak pada kualitas artikel yang Anda tulis. Kalau artikel yang Anda tulis mampu membuat pembaca terkesan, besar kemungkinan mereka jadi tertarik untuk mengetahui lebih banyak tentang Anda. Atau ada juga yang jadi ingin tahu dengan tulisan-tulisan Anda lainnya. Kemana mereka akan menuju? Kemana lagi kalau bukan ke blog yang kita cantumkan dalam resource box?

Karena itulah saya sangat menyarankan untuk menulis artikel bertopik sama atau paling tidak berhubungan dengan tema blog Anda. Jadi saat pembaca artikel Anda terkesan dan kemudian mengklik link menuju blog, mereka tidak merasa salah tujuan. Maksud hati ingin memperbanyak referensi tentang optmimalisasi blog seperti yang sudah dibaca, eh koq malah masuk ke blog yang membahas masalah investasi dinar Iraq. Gak nyambung banget kan?

Kalau Anda mengelola blog berbahasa Inggris, ada banyak situs article directory yang bisa dijadikan sumber trafik. Beberapa di antaranya sudah saya sebutkan di sini. Buat Anda yang hanya punya blog berbahasa Indonesia tidak perlu berkecil hati. Saat ini sudah ada beberapa situs serupa. Meskipun oleh pengelolanya disebut sebagai situs citizen journalism, namun sifatnya mirip dengan situs article directory. Jadi Anda dapat men-submit artikel secara bebas di sana.

Satu yang paling saya sarankan adalah Wikimu.com. Tidak hanya saling bertukar informasi melalui artikel (atau "warta" menurut istilah Wikimu), member-member Wikimu juga berkesempatan untuk saling menyapa secara langsung. Bisa lewat chatting rame-rame seperti yang diadakan awal puasa lalu. Bisa juga dengan bertatap muka karena secara berkala pengelola Wikimu mengadakan acara-acara off line seperti diskusi, gathering, atau sekedar kumpul-kumpul bareng antar anggota Wikimu.

Situs lainnya adalah KabarIndonesia.com. Hampir sama dengan Wikimu, namun situs ini berkedudukan di Belanda. Beberapa membernyapun banyak yang tersebar di luar negeri. Saya pribadi punya pengalaman jelek dengan situs satu ini. Ceritanya, saya memergoki satu artikel tentang pemenang Putri Indonesia 2008 di situs tersebut yang sebagian isinya persis sama dengan posting saya. Kebetulan sekali waktu publikasi artikel tersebut selisih hampir 24 jam dari posting saya. Kebetulan lagi waktu itu posting saya menempati urutan pertama di SERP Google untuk kata kunci “Pemenang Putri Indonesia 2008”. Tapi saat saya mengajukan konfirmasi, redaksinya hanya menanggapi dingin dan penulisnya malah mengata-ngatai saya. Dasar nasib…

Eit, koq malah curhat. Ya sudah, sepengetahuan saya hanya dua situs tersebut yang menerima artikel berbahasa Indonesia. Jadi, coba rajin-rajinlah menulis di sana. Jangan lupa sertakan link blog Anda di biodata penulis maupun di ujung artikel. Mudah-mudahan cara ini dapat meningkatkan trafik blog Anda. Amin.

Senin, 15 September 2008

Backlink dari Article Directory (2)

- Hallo sobat gh54hss574, Pada post kali ini yang berjudul , saya telah menyediakannya dengan susah payah. mudah-mudahan isi postingan yang saya bikin ini dapat anda pahami. okelah, ini postingannya.

Tittle : Backlink dari Article Directory (2)
Link Tittle : Backlink dari Article Directory (2)

lihat juga


Setelah mengetahui bahwa kita dapat memperoleh backlink berkualitas dengan menulis di situs article directory, hal terpenting yang harus dilakukan selanjutnya tentu saja menulis artikelnya. Bagaimana langkah-langkahnya?

Mudah koq. Pertama-tama tentu saja Anda harus menyiapkan artikel yang akan di-submit. Kalau bisa jangan hanya satu. Siapkan beberapa buah artikel masing-masing sepanjang 400-600 kata dengan niche tertentu yang sesuai tema blog Anda. Misalnya blog Anda banyak membahas tentang bisnis online, maka sebisa mungkin artikel yang akan di-submit topiknya juga seputar bisnis online. Kalau blog Anda membahas tentang Jogja, ya artikel yang ditulis juga mesti berkisar tentang Jogja.

Kenapa mesti menyesuaikan topik artikel dengan tema blog?
Ya, alasan gampangnya sih biar nyambung aja. Setiap artikel di situs article directory kan ada resource box berisi biodata singkat penulis plus alamat web/blog. Kalau pembaca artikel Anda merasa apa yang Anda tulis menarik dan berguna baginya, besar kemungkinan ia akan mengklik link menuju blog Anda. Kan bakalan lucu jadinya kalau Anda menulis tentang SEO, tapi begitu pembaca sampai di blog koq isinya malah seputar perawatan bayi.

Oke, setelah artikel siap kini saatnya mencari situs article directory untuk men-submit artikel-artikel tersebut. Berikut beberapa situs article directory yang paling disarankan oleh banyak ahli article marketing maupun ahli SEO:

* EzineArticles.com
* GoArticles.com
* ArticleBase.com
* ArticleCity.com
* ThePhantomWriters.com
* Isnare.com
* IdeaMarketers.com
* ArticleDashboard.com
* ArticleFriendly.com
* ArticleBeach.com

Banyak sekali? Anda tidak harus menulis ke semua situs yang disebutkan di atas koq. Pilih saja beberapa yang paling sesuai bagi Anda. Saya sendiri hanya menulis di 3 situs teratas. Saya pernah men-submit beberapa artikel di ArticleCity. Namun ternyata harus menunggu beberapa bulan untuk mengetahui apakah artikel kita layak muat atau tidak. Padahal di EzineArticles hanya butuh waktu kurang dari 7 hari. Sedangkan di ArticleBase dan GoArticles malah langsung terpublikasi begitu artikel disubmit.

Kalau tidak bisa menulis dalam bahasa Inggris bagaimana? Gampang. Pakai saja jasa penterjemah di rental-rental komputer. Tulis artikelnya dalam bahasa Indonesia, kemudian serahkan ke penterjemah. Tarif yang dipasang biasanya berkisar antara Rp 1500 – Rp 3000/lembar. Mau yang lebih gampang lagi? Bayar saja penulis konten yang sekarang sedang menjamur. Tarifnya berkisar antara $0.5 - $1/100 kata. Tidak mau keluar uang sama sekali? Pakai saja jurus kopi-paste aman yang pernah saya sampaikan dulu.

Semoga bermanfaat.

Minggu, 14 September 2008

Backlink dari Article Directory

- Hallo sobat gh54hss574, Pada post kali ini yang berjudul , saya telah menyediakannya dengan susah payah. mudah-mudahan isi postingan yang saya bikin ini dapat anda pahami. okelah, ini postingannya.

Tittle : Backlink dari Article Directory
Link Tittle : Backlink dari Article Directory

lihat juga


Ada banyak cara untuk mencari backlink. Dulu saya pernah memaparkan cara mudah memperoleh backlink, yaitu dengan berkomentar di blog yang menganut dofollow (seperti blog ini). Tentu saja yang dimaksud adalah komentar yang sebenar-benarnya, yaitu komentar yang menanggapi isi posting. Komentar seperti “pertamax”, “keduax”, dsb. boleh-boleh saja. Tapi harus diingat bahwa tidak semua pemilik blog menyukai komentar-komentar singkat seperti itu.

Nah, cara lain mengumpulkan backlink adalah dengan menulis di situs article directory. Maksudnya menulis artikel? Ya, benar sekali! Namanya saja sudah article directory alias direktori artikel, tentu saja yang harus ditulis adalah artikel. Dalam bahasa Inggris? Tidak harus sih, tapi amat sangat disarankan sekali. Hehehe… Btw, bagaimana caranya koq kita bisa memperoleh backlink dari situs article directory?

Begini. Biasanya setiap situs article directory menyediakan resource box yang boleh diisi dengan penjelasan singkat mengenai diri kita plus beberapa link. Karena tujuan kita mencari backlink untuk blog, maka isikan saja link blog kita. Nah, dari link yang diisikan di resource box inilah backlink didapat. Asyiknya lagi, kita bisa menggunakan anchor text apa saja yang kita inginkan.

Patut dicatat juga bahwa beberapa situs article directory top memiliki peringkat (pagerank) tinggi. Demikian juga dengan popularitas dan trafiknya. Menempatkan link Anda di sana tentu saja akan sangat berpengaruh pada popularitas link tersebut. Sekaligus juga sangat mempengaruhi kecepatan sebuah blog untuk terindex oleh mesin pencari seperti Google. Koq bisa?

Setiap saat kan pasti ada yang men-submit artikel baru di situs article directory. Hal ini membuat situs tersebut jadi ter-update. Karena itu crawler Google akan lebih sering datang dan mengindex situs-situs article directory. Link yang Anda pasang di resource box artikel tentu saja ikut terjaring. Inilah yang membuat blog Anda lebih cepat di-index oleh mesin pencari seperti Google. Beberapa ahli SEO bahkan mengatakan bahwa cara ini membuat blog Anda terindex jauh lebih cepat dibandingkan dengan men-submit sendiri alamat blog ke Google.

Selain itu, tujuan dari situs article directory adalah menyediakan konten gratis bagi webmaster. Semua artikel di situs article directory bebas dipublikasikan kembali oleh siapapun dengan satu syarat: tidak mengubah isi dalam resource box. Bila artikel Anda dipublikasikan ulang oleh situs lain, maka Anda akan memperoleh backlink tambahan. Semakin bagus artikel yang Anda tulis, semakin besar kemungkinan bagi artikel tersebut untuk dipublikasikan ulang oleh banyak situs lain. Itu berarti semakin besar kemungkinan Anda untuk memperoleh banyak backlink. Asyik kan?

Jadi tertarik menulis di article directory? Saya tahu Anda pasti tertarik mencobanya. Karena itu di posting mendatang kita akan membahas tentang langkah-langkah menulis di situs article directory plus situs-situs article directory yang paling disarankan. Tunggu ya…

Sabtu, 13 September 2008

Akhirnya Laku Juga…

- Hallo sobat gh54hss574, Pada post kali ini yang berjudul , saya telah menyediakannya dengan susah payah. mudah-mudahan isi postingan yang saya bikin ini dapat anda pahami. okelah, ini postingannya.

Tittle : Akhirnya Laku Juga…
Link Tittle : Akhirnya Laku Juga…

lihat juga


Semenjak resmi dibuka pada tanggal 7 Agustus lalu, lapak iklan yang saya tawarkan akhirnya laku juga. Entah karena blog ini memang menjanjikan sebagai sarana promosi atau karena harga perkenalan yang saya tawarkan, seorang pemilik situs bersedia memasang iklan di EkoNurhuda.com. Tidak tanggung-tanggung, pemasang iklan pertama di blog saya ini langsung membayar untuk 4 bulan sekaligus. Sedaaap..!

Semua berawal dari sebuah email yang masuk via halaman kontak saya. Seorang pemilik situs yang menjual beragam souvenir pernikahan menanyakan apakah masih ada spot iklan yang tersisa di blog ini. Setengah tak percaya, saya jawab saja masih ada dan kalau berminat silakan kirim uang lalu kirim materi iklan. Eh, ternyata koq beneran. Uangnya langsung dikirim, menyusul kemudian materi iklannya. Alhamdulillah…

Jujur saja, awalnya saya hanya coba-coba menawarkan direct ads di blog ini. Kenapa coba-coba? Ya karena saya sadar sejauh mana kualitas blog ini. Sudahlah yang punya bukan selebritas, blognyapun abal-abal. Jadilah saya berprinsip nothing to loose saat membuat halaman penawaran direct ads. Sebenarnya tawaran tersebut sudah dibuat sekitar bulan Februari-Maret lalu. Namun dengan pertimbangan trafik, peringkat, dll., saya baru berani menawarkannya secara resmi per tanggal 7 Agustus 2008. Eh, siapa sangka baru sebulan koq ternyata ada juga yang berminat pasang iklan di blog ini.

Dengan adanya pemasang iklan serius begini, saya jadi tercambuk untuk lebih meningkatkan kualitas serta popularitas blog ini. Pekerjaan terpenting yang harus saya lakukan selanjutnya adalah menggenjot trafik dan juga rajin-rajin memajang halaman di posisi pertama SERP Google. Kan tidak enak sama pemasang iklan kalau blognya semakin lama malah semakin menurun. Di samping itu, yang jelas saya jadi semakin optimis dengan peluang direct ads.

Ngomong-ngomong, siapa sih si pemasang iklan pertama itu? Lihat saja bagian sidebar kanan, di sana ada satu banner ukuran 300x250. Itulah dia iklannya. Space itu dapat memuat maksimal 10 banner iklan sekaligus yang mestinya dirotasi dengan rasio 1:1. Namun berhubung pengiklannya baru satu ya hanya banner itu saja yang tampil. Yah, itulah enaknya menjadi pemasang iklan pertama. Hehehe…

Oya, Anda berminat jadi pemasang iklan selanjutnya? Mumpung harganya masih perkenalan lho. Cukup bayar Rp 25.000 atau $3 saja per bulan. Murah kan? Lagipula karena pengiklannya belum banyak, banner iklan Anda bakal lebih sering tampil (atau malah ditampilkan sendirian). Asyik kan? Saya tunggu ya… (*promosi mode on*)

Cuma itu. Mudah-mudahan tidak dianggap narsis. Hehehe….

Jumat, 12 September 2008

Review Film "The Forbidden Kingdom"

- Hallo sobat gh54hss574, Pada post kali ini yang berjudul , saya telah menyediakannya dengan susah payah. mudah-mudahan isi postingan yang saya bikin ini dapat anda pahami. okelah, ini postingannya.

Tittle : Review Film "The Forbidden Kingdom"
Link Tittle : Review Film "The Forbidden Kingdom"

lihat juga


Kita ngomongin film lagi nih. Setelah merasa kurang puas dengan jalan cerita The Mummy 3, saya akhirnya mendapat obat kekecewaan tersebut dari Jet Li sendiri. Idih, gaya banget ya? Maksudnya, saya nonton film Jet Li yang TOP BGT SKL. Beda sekali dengan film The Mummy terbaru yang menurut banyak teman ceritanya terlalu "maksa", maka film Jet Li yang akan saya tuliskan review-nya ini dijamin tidak mengecewakan. Ceritanya mengalir, kung fu-nya mantab, dan yang jelas asyik deh.

Apa sih filmnya? Judulnya The Forbidden Kingdom, sebuah film laga yang dibintangi dua aktor kung fu papan atas Hong Kong sekaligus: Jet Li dan Jacky Chan. Hmm, sudah mulai kebayang kan bagaimana serunya film ini? Selain Jet Li dan Jacky Chan, ada pula nama-nama bintang muda nan cantik seperti Li Bingbing dan Liu Yifei. Memang mayoritas pemerannya China karena setting film ini di China dan ceritanya mengangkat legenda Kera Sakti alias Sun Go Kong (meskipun yang memproduksi Hollywood). Nah, sekarang bagaimana jalan ceritanya?

Film ini mengisahkan seorang pemuda bernama Jason Tripitikas (Michael Arangano) yang sangat tergila-gila kung fu. Ia sering bermain-main di China Town, Boston selatan. Sebuah toko gadai milik seorang kakek tua bernama Hop (Jacky Chan) adalah tempat favoritnya berburu barang-barang bernuansa China dan kung fu, seperti DVD film-film kung fu. Suatu hari ia melihat sebuah tongkat emas di gudang bawah tanah Hop. Menurut Hop, tongkat tersebut adalah titipan nenek moyangnya untuk dikembalikan pada yang punya. Sampai saat itu Hop masih menunggu orang yang menurut ramalan akan menjadi pengantar tongkat tersebut pada si empunya.

Sepulang dari toko Hop, Jason dihadang beberapa begundal jalanan pimpinan Lupo (Morgan Benoit). Seorang teman Lupo tahu kalau Jason baru saja pulang dari toko gadai dan memaksanya untuk mengantar ia dan teman-temannya ke toko tersebut di malam hari. Tujuannya apalagi kalau bukan untuk merampok uang Hop. Dengan terpaksa Jason menuruti keinginan Lupo, dkk. Sesampainya di toko Hop, Lupo memaksa Hop untuk menunjukkan tempat penyimpanan uang. Hop tidak bersedia dan malah memukul Lupo dengan tongkat emas yang tersimpan di gudangnya. Lupo marah dan lantas menembak Hop. Dalam keadaan terluka Hop meminta tolong pada Jason untuk mengantarkan tongkat tersebut pada pemiliknya. Jason menyanggupi dan segera lari keluar dari toko.

Lupo yang tak ingin aksinya diketahui orang lain mengejar Jason. Di atap sebuah bangunan Jason terpojok. Ia tak bisa lari lagi karena di depannya tinggal bibir atap sementara di belakangnya Lupo menodongkan senjata. Namun belum sempat Lupo menembak Jason, satu kekuatan aneh menyeret Jason ke belakang hingga jatuh dari atas atap gedung. Dalam jatuhnya Jason terlempar ke masa lalu. Tepatnya di China ribuan tahun lalu. Ia ternyata berada di sebuah rumah warga di satu pedesaan. Saat ia hendak mencari tahu tentang tempat tersebut, sepasukan tentara menyerang. Wanita-wanita diculik paksa dan para lelaki dibunuh.

Jason bersembunyi di balik lumbung padi. Namun seorang tentara melihatnya. Jason ketakutan dan berlari. Tapi Jason tak bisa lari jauh karena 3 tentara berkuda berhasil mengejar dan mengurungnya. Begitu melihat tongkat emas yang dibawa Jason, para tentara ini jadi terkejut. Mereka lantas berusaha merebut tongkat tersebut. Jason yang tak bisa berkelahi jelas saja panik. Untungnya ia kemudian ditolong oleh seorang pendekar pemabuk yang baik hati bernama Lu Yan (Jacky Chan). 3 tentara berkuda dikalahkan dengan mudah oleh Lu Yan.

Setelah berhasil menyelamatkan diri, Lu Yan menceritakan sebuah kisah berkaitan dengan tongkat emas yang dibawa Jason. Kisah tersebut bercerita tentang Raja Kera bernama Sun Go Kong yang teramat sakti sehingga tidak ada yang bisa mengalahkannya. Suatu saat Raja Kera datang membuat ulah di pesta yang diadakan oleh Raja Langit setiap 500 tahun sekali. Meski berulah namun Raja Langit menyukai Raja Kera dan berniat memberinya hadiah. Raja Langit lantas menitipkan pesan pada Jenderal Langit (Collin Chou) untuk memberikan pangkat dan kedudukan pada Raja Kera. Raja Langit sendiri sesuai kebiasaan akan pergi bertapa selama 500 tahun setelah pesta usai. Namun Jenderal Langit tak mematuhi titah Raja Langit. Ia justru menantang Raja Kera bertarung untuk mengetahui siapa di antara mereka yang lebih hebat. Pertarungan sengit terjadi sampai akhirnya Jenderal Langit secara licik mengakali Raja Kera dan mengutuknya menjadi batu.

Nah, kutukan tersebut hanya bisa dilenyapkan jika tongkat emas si Raja Kera dikembalikan padanya. Tongkat itu sendiri sebelumnya dilemparkan oleh Raja Kera saat kutukan Jenderal Langit belum menguasai seluruh tubuhnya. Menurut kisah tongkat tersebut jatuh di Kerajaan Tengah dan seseorang akan datang mengantarkan tongkat tersebut pada Raja Kera. Ternyata Jasonlah orang yang diramalkan sejak ribuan tahun itu. Dan Jason harus mengantarkan tongkat itu ke Gunung Lima Elemen di mana terletak istana langit tempat Raja Kera dikutuk.

Keberadaan Jason bersama tongkat emas Raja Kera membuatnya jadi incaran tentara langit. Beruntung Lu Yan bersedia mengantarkannya ke Gunung Lima Elemen. Dalam perjalanan mereka bertemu dengan Golden Sparrow (Liu Yifei) yang menaruh dendam pada Jenderal Langit karena telah membunuh kedua orang tuanya, dan juga seorang biksu (Jet Li) yang kemudian diketahui merupakan jelmaan sehelai bulu Raja Kera. Sang biksu bertugas menemukan pengantar tongkat Raja Kera yang kemudian ia tahu orang itu adalah Jason. Berempat mereka menuju ke Gunung Lima Elemen. Selama di perjalanan Lu Yan dan sang biksu bergantian mengajarkan jurus=jurus kung fu pada Jason.


Mendengar kabar kemunculan tongkat emas Raja Kera, Jenderal Langit memerintahkan seorang tangan kanannya bernama Ni Chang (Li Bingbing) untuk merebut tongkat tersebut. Ni Chang adalah seorang gadis muda ahli kung fu yang berambut serba putih. Sebagai imbalan, Jenderal Langit menjanjikan cairan keabadian pada si gadis. Ni Chang dan rombongannya sempat menghadang Jason, dkk. Namun sebelum sempat tongkat emas direbut Jason dan rombongannya telah lebih dulu menyelamatkan diri. Malang bagi Lu Yan. Sebatang anak panah yang dilepaskan Ni Chang menembus punggungnya dan mengancam nyawanya. Ia bisa mati jika tak segera dicarikan obat. Apa obatnya? Tak lain adalah cairan keabadian yang hanya dimiliki oleh istana langit.

Merasa tak ada pilihan lain, Jason pergi menuju ke istana langit untuk meminta cairan keabadian bagi Lu Yan. Ia bahkan bersedia menyerahkan tongkat emas Raja Kera pada Jenderal Langit asalkan dapat memperoleh cairan keabadian. Jenderal langit tak bisa memenuhi permintaan Jason karena telah terlanjur berjanji pada Ni Chang. Sebagai penentu siapa yang berhak menerima cairan tersebut, maka Ni Chang dan Jason harus bertarung sampai salah satu di antara mereka mati. Mampukah Jason mengalahkan Ni Chang dan mendapatkan cairan keabadian yang dibutuhkannya? Dan bagaimana dengan kutukan Raja Kera? Tonton saja sendiri deh. Gak seru kan kalo saya ceritain semuanya. Hehehe...

Rabu, 10 September 2008

Ayo Budayakan Guest Blogging!

- Hallo sobat gh54hss574, Pada post kali ini yang berjudul , saya telah menyediakannya dengan susah payah. mudah-mudahan isi postingan yang saya bikin ini dapat anda pahami. okelah, ini postingannya.

Tittle : Ayo Budayakan Guest Blogging!
Link Tittle : Ayo Budayakan Guest Blogging!

lihat juga


Sejak pertama kali melontarkan usulan guest blogging bulan Maret lalu, akhirnya ada juga yang merespon tawaran tersebut. Mulanya sama sekali tidak ada yang merespon. Padahal waktu itu blog ini masih menyandang PR 4. Itulah sebabnya saya kembali mengangkat tema guest blogging di bulan Juli. Responnya lumayan. Paling tidak jumlah komentarnya lebih banyak dari pada psotingan pertama. Hehehe...

Respon pertama saya dapat dari Asri Tadda, blogger sekaligus dokter muda asal Makassar yang juga pemilik AstaQauliyah.com. Suatu saat ia mengontak saya via HP dan mengatakan tertarik untuk melakukan guest blogging dengan saya. Sayangnya respon saya lambat. Artikel yang saya janjikan ke Asri Tadda baru bisa diberikan bulan ini, alias sudah beberapa bulan semenjak pertama kali saya berjanji. Huh, dasar! :)) Eh, untungnya Asri Tadda mau mengerti dan mempublikasikan artikel saya di AstaQauliyah.com. Jadi malu nih saya...

Kemudian di awal puasa saudara saya dari Jambi (idih, ngaku-ngaku saudara segala), Bang Putra Eka, tanpa saya duga-duga juga berkirim SMS dan meminta kesediaan saya untuk menulis di blognya. Waduh, kalau yang ini awalnya saya benar-benar malu menerimanya. Bukan apa-apa, masa iya saya menulis di PutraEka.org yang jelas-jelas jauh lebih rame ketimbang blog saya sendiri? Kan jadi kelihatan bener unsur mempromosikan diri sendiri. Hehehe... Tapi gpp deh. Kan saya pernah mengajak guest blogging, kalau ditolak berarti saya tidak konsisten dengan omongan sendiri dong?

Maka menulislah saya di PutraEka.org. Eits, hampir lupa! Sebelumnya saya juga sudah menulis di Badoer.com atas permintaan si empunya blog, Wahyu Triwidhiyanto. Mudah-mudahan saja artikel-artikel yang saya tulis dalam rangka membudayakan guest blogging itu berkenan di hati pemilik blognya serta bermanfaat bagi pembaca masing-masing blog. Amin.

Oya, mumpung ingat nih. Saya kembali mengajak rekan-rekan semua untuk membudayakan guest blogging dengan maksud mempererat silaturahim antar blogger. Dulu master AdSense kita, Cosa Aranda, memang pernah mengadakan guest blogging. Tapi sifatnya searah karena Cosa hanya menerima artikel dari pembaca untuk dipublikasikan di blognya. Sementara dianya sendiri tidak ganti menulis di blog pembacanya. Karena itu, kalau Anda ingin menulis di blog ini (seperti yang pernah dilakukan Bang Zalukhu di posting ini) akan saya terima dengan senang hati. Sebagai imbalannya saya juga akan menuliskan sebuah artikel untuk blog Anda. Adil kan?